Batam (gokepri.com) – Sejumlah ruas jalan di Batam sering mengalami banjir ketika terjadi hujan deras. Puluhan alat berat pun kini disiagakan untuk mengantisipasi banjir di Batam.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam Suhar mengatakan puluhan alat berat dari berbagai jenis itu disiapkan di beberapa lokasi yang rawan terjadi banjir.
“Fungsinya untuk menormalisasi kapasitas saluran drainase agar tidak terjadi banjir,” kata Suhar, Rabu 30 Agustus 2023.
Baca Juga: Sejumlah Titik di Batam Banjir, Ratusan Kendaraan Terjebak Macet
Alat-alat berat yang disiagakan itu antara lain jenis ampibhius, ekskavator, forklift, dan shovel loader.
Data dari DBMSDA Batam menyebutkan saat ini terdapat 20 lokasi rawan banjir yang tersebar di daerah setempat.
Suhar mengatakan jumlah tersebut sudah jauh berkurang dari awalnya yang berjumlah 48 lokasi.
“Artinya memang masih ada upaya-upaya kami untuk menyelesaikan permasalahan banjir ini,” kata dia.
Menurut Suhar beberapa penyebab banjir di berbagai loksai di Batam ini kebanyakan karena sedimentasi di saluran drainase.
Untuk menyelesaikannya maka aliran drainase yang tesumbat sedimentasi dan sampah harus dibersihkan, demikian juga dengan jalan-jalan dari endapan lumpur. Pembersihan lebih mudah dilakukan menggunakan alat berat.
“Jadi ketika terjadi banjir, kami langsung menurunkan alat berat. Karena yang terpenting adalah air itu dapat mengalir dan tidak terhambat sedimentasi,” ujarnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam sudah mengeluarkan peringatan dini mengenai cuaca pada Kamis (31/8) sejumlah wilayah di Kepri berpotensi mengalami hujan lokal yang dapat disertai angin kencang.
Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam Aprilia mengatakan kelembapan udara lapisan atas yang cenderung rendah dan kecepatan angin yang tinggi, kurang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kepri.
“Secara umum kondisi cuaca esok hari diprakirakan cerah berawan, namun masih terdapat potensi hujan lokal dengan intensitas ringan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada pagi dan siang hari di beberapa wilayah Kepri,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara








