Tanjungpinang (gokepri.com) – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Tanjungpinang menghadapi tantangan serius dalam memenuhi kebutuhan penerangan jalan umum (PJU).
Sepanjang tahun 2024, tercatat ada 1.327 pengaduan dari warga terkait PJU yang mati, rusak, hingga minimnya penerangan di beberapa wilayah.
“Per Oktober 2024 sudah masuk sebanyak 1.327 pengaduan terkait PJU di 1.327 titik, dimana sebanyak 728 titik sudah ditindaklanjuti,” kata Kepala Disperkim Tanjungpinang, Agustiawarman, Kamis 7 November 2024.
Baca Juga: Lampu Jalan di 50 Titik Kota Tanjungpinang Tak Berfungsi
Menurut Agustiawarman, pengelolaan PJU yang mencakup 8.500 titik menjadi tantangan besar bagi Pemkot Tanjungpinang. Besarnya cakupan PJU ini memerlukan anggaran pemeliharaan yang tidak sedikit, namun keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.
Beberapa ruas jalan, seperti jalan menuju Kijang di Kabupaten Bintan, hingga kini belum memiliki penerangan yang memadai.
“Selain itu, ada jalan menuju Pulau Dompak yang juga belum diterangi karena masih menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri,” tambahnya.
Agustiawarman menjelaskan, banyak lampu PJU yang mati belum bisa dihidupkan kembali karena keterbatasan anggaran dan kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM).
Perekrutan tenaga teknisi tambahan terhambat oleh regulasi yang melarang perekrutan tenaga honorer atau Pegawai Tidak Tetap (PTT).
“Kami sangat bergantung pada teknisi yang ada saat ini. Sayangnya, jumlahnya belum memadai,” ujarnya.
Pemeliharaan lampu PJU saat ini dilakukan secara swakelola oleh Disperkim Tanjungpinang, yang mengandalkan tim teknisi internal untuk menangani masalah perbaikan. Agustiawarman mengakui bahwa upaya pemeliharaan lebih fokus pada perbaikan saat terjadi kerusakan akibat keterbatasan anggaran.
“Pemeliharaan PJU dilakukan langsung oleh Disperkim,” ungkapnya.
Meski terbatas, Disperkim berupaya secara bertahap untuk meningkatkan jangkauan penerangan hingga ke sudut-sudut kota, tidak hanya terfokus di pusat perkotaan. Pemerintah berharap dengan optimalisasi ini, akses penerangan jalan di Tanjungpinang bisa lebih merata. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







