Amsakar Ingatkan Identitas Bahari di Perayaan Hari Jadi ke-23 Provinsi Kepri

Hari jadi kepri 2025
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Provinsi Kepulauan Riau di Batam, Rabu, 24 September 2025. Dalam pidatonya, Amsakar menegaskan pentingnya menjadikan identitas bahari sebagai pijakan masa depan Kepri. Foto: istimewa

BATAM (gokepri) – Laut tak pernah absen dalam perjalanan Kepulauan Riau. Sejak masa Sriwijaya, hingga kejayaan Kesultanan Riau-Lingga, wilayah ini selalu menjadi simpul peradaban yang bertumpu pada jalur perdagangan, budaya, dan maritim. Kini, saat Kepri menapaki usia ke-23, laut kembali disebut sebagai penentu arah masa depan.

“Sejarah menegaskan identitas kita adalah laut, dan masa depan kita adalah kemaritiman,” ujar Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, ketika memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Provinsi Kepulauan Riau di Dataran Engku Putri, Batam, Rabu, 24 September 2025. Ia menyebut ulang tahun provinsi bukan sekadar ritual seremoni, melainkan momentum mengenang semangat pendiri sekaligus merancang arah pembangunan.

Hari jadi kepri 2025
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, saat upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Provinsi Kepulauan Riau di Batam, Rabu, 24 September 2025. Amsakar mengajak masyarakat menjadikan momentum ulang tahun provinsi sebagai pijakan perubahan sosial ke arah yang lebih baik. Foto: istimewa

Tema peringatan tahun ini, “Kepri Maju, Makmur, dan Merata”, dipilih untuk menegaskan perjalanan provinsi kepulauan yang lahir dari cita-cita besar dua dekade silam: membangun kesejahteraan lewat harmoni budaya Melayu, gotong royong, dan kekuatan identitas bahari.

HBRL

Dalam pidatonya, Amsakar menyoroti Batam sebagai motor penggerak ekonomi maritim Kepri. Pertumbuhan ekonomi Batam pada 2024 mencapai 6,69 persen, melampaui rata-rata nasional maupun provinsi. “Sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, Batam terus memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan menuju visi 2025–2029,” katanya. Visi itu mencakup cita-cita menjadikan Batam kota madani yang inovatif, berbudaya, berkelanjutan, sekaligus pusat investasi dan pariwisata.

Meski berbicara tentang ekonomi, Amsakar tetap menautkannya dengan laut. Baginya, penguatan sektor maritim, industri, dan pariwisata bahari adalah langkah nyata membangun masa depan. Keberhasilan Batam, katanya, tak lepas dari kolaborasi lintas sektor yang harus memberi dampak langsung pada kualitas hidup masyarakat Kepri.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan usia 23 tahun sebagai pijakan menuju perubahan sosial yang lebih positif. “Momentum ini harus membawa kita ke arah yang lebih baik, bukan hanya untuk Batam, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kepri,” ucapnya. “Mari kita terus bekerja keras, berinovasi, dan berdedikasi untuk mewujudkan Kepri yang semakin maju, makmur, dan merata,” pungkas Amsakar.

Baca Juga: Ketua Kadin Batam tentang 23 Tahun Provinsi Kepri: Momentum Perkuat Daya Saing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait