BATAM (gokepri) – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam ex-officio, Amsakar Achmad, menyebut era kepemimpinan tunggal di Batam telah berakhir. Menurutnya, pembangunan kota kini digerakkan oleh semangat kolektif dan kolaboratif lintas lembaga.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam acara Silaturahmi dan Syukuran 25 Tahun Masa Bakti DPRD Kota Batam, Jumat, 31 Oktober 2025. “Sekarang ini tak ada lagi jagoan sebatang kara. Bahkan Spiderman, Superman, dan Iron Man pun tak bisa bekerja sendiri. Semua butuh kolaborasi,” ujar Amsakar, disambut tawa undangan.
Amsakar menilai hubungan eksekutif dan legislatif di Batam kini berada dalam fase paling harmonis selama satu dekade terakhir. “Selama 10 tahun saya menjabat sebagai wakil wali kota, saya bisa mengatakan bahwa periode ini adalah masa DPRD Batam paling guyub,” ujarnya.
Ia mengingatkan bagaimana suasana sidang dan rapat komisi di masa lalu kerap panas dan penuh perdebatan. Kini, kata dia, dinamika politik berubah menjadi diskusi sehat dan transparan. “Semua hal dibicarakan dari level pimpinan hingga fraksi dan komisi. Itu membuat Batam melangkah lebih cepat,” katanya.
Sebagai contoh, Amsakar menyinggung keputusan bersama menunda Pesta Rakyat Batam pada 31 Agustus lalu. Keputusan itu, yang diambil bersama Forkopimda dan DPRD setelah rapat hingga larut malam, diambil karena situasi nasional yang belum kondusif. “Keputusan itu bukan perintah satu orang, tapi hasil diskusi bersama Kapolda, Dandrem, Kajari, dan Ketua DPRD. Itulah kepemimpinan kolektif yang kita jalankan,” ujarnya.
Langkah itu, lanjut dia, justru mendapat apresiasi luas karena menunjukkan kepekaan pemerintah daerah terhadap kondisi nasional serta kemampuan mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan matang.
Menurut Amsakar, visi Batam sebagai Bandar Dunia Madani yang Inovatif, Berkelanjutan, dan Berbudaya hanya bisa terwujud bila seluruh unsur pemerintahan bekerja dalam harmoni. “Kalau kita bekerja sendiri-sendiri, itu hanya cerita bohong. Kesepakatan besar hanya bisa lahir dari kebersamaan,” katanya.
Ia menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa harmoni antara pemerintah, DPRD, dan instansi vertikal kini sudah menjadi budaya kerja. “Sinkronisasi ini bukan sekadar wacana, tapi sudah implementatif. Inilah kekuatan Batam hari ini,” kata Amsakar.
Baca Juga: Amsakar Ingatkan Identitas Bahari di Perayaan Hari Jadi ke-23 Provinsi Kepri
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








