Alasan Imigrasi Karimun Tolak Keberangkatan 773 WNI ke Luar Negeri Selama 2023

Kepala Kantor Imigrasi Karimun Zulmanur Arif saat menyampaikan capaian kinerja tahun 2023. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Selama tahun 2023, pihak Imigrasi Karimun melakukan pengetatan keberangkatan WNI ke luar negeri melalui pelabuhan internasional Tanjungbalai Karimun.

Berdasarkan laporan Imigrasi Karimun, setidaknya 773 WNI ditolak berangkat ke luar negeri dalam kurun waktu Januari hingga Desember 2023.

“Jumlah penolakan keberangkatan WNI di TPI sejak Januari hingga Desember 2023 sebanyak 773 orang,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun, Zulmanur Arif, Rabu, 3 Desember 2023.

Zulmanur Arif mengakui adanya pengetatan akses ke luar negeri melalui pelabuhan internasional Tanjungbalai Karimun selama 2023 tersebut.

Kata dia, alasan penolakan itu yakni adanya dugaan akan menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural di luar negeri.

“Memang ada pengetatan di pelabuhan, ini sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” kata Zulmanur Arif.

Kata Zulmanur, Presiden Jokowi meminta instansi terkait melakukan pengetatan terhadap WNI yang akan berangkat ke luar negeri.

Dikatakan, kasus TPPO yan dimaksud adalah banyaknya korban WNI khususnya di Kamboja, sehingga menjadi perhatian pemerintah dan disampaikan dalam kegiatan ASEAN oleh Presiden Jokowi.

“Sehingga, ada perintah dari pusat untuk kita melakukan pencegahan dan pengetatan di pelabuhan,” jelasnya.

Penulis: Ilfitra

BAGIKAN