Ada Tempat Penitipan Ponsel, Pemilih Dilarang Merekam di Bilik Suara TPS

Petugas KPPS menyediakan tempat pentipan handphone saat simulasi pungut, hitung dan rekap suara oleh KPU Karimun di gedung serbaguna Kelurahan Seiraya, Karimun. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerapkan aturan bagi bagi pemilih pada Pemilu 2024.

Salah satu aturan terbaru adalah pemilih dilarang membawa handphone atau ponsel ke dalam bilik suara.

Bahkan, bagi pemilih kedapatan membawa ponsel ke dalam bilik suara bakalan dikenakan sanksi.

Ketentuan pemilih dilarang membawa ponsel ke dalam bilik suara itu diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 25 Tahun 2023 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilu.

Dalam aturan itu disebutkan pemilih yang kedapatan melakukan dokumentasi saat mencoblos di TPS maka berpotensi dikenai sanksi pidana berupa ancaman kurungan paling lama satu tahun dan denda maksimal Rp12 juta.

“Iya aturan melarang bahwa pemilih dilarang menggunakan handphone di dalam bilik suara,” ujar Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Karimun, Tiuridah Silitonga saat simulasi pungut, hitung dan rekap suara di Gedung Serbaguna Kelurahan Sungai Raya.

Dikatakan, kemungkinan pemilih untuk menggunakan handphone dalam bilik suara, karena ini dalam wilayah kontestasi dan berpotensi terjadinya politik uang.

“Makanya, kami menyiapkan tempat untuk penitipan handphone,’ jelasnya.

Dirinya menyebut, Ketua KPPS berkewajiban untuk mengingatkan pemilih untuk meninggalkan ponselnya di tempat yang telah disediakan.

“Ketua KPPS wajib mengingatkan pemilih untuk tidak membawa HP saat mencoblos,” pungkasnya.

Penulis: Ilfitra

BAGIKAN