DBS Ikut Danai Proyek Air Bersih Rp3,4 Triliun di Indonesia

DBS proyek air bersih
DBS Bank. Foto: The Straits Times

Batam (gokepri) – DBS Bank turut berpartisipasi dalam proyek air bersih senilai Rp3,4 triliun (US$286 juta) di Indonesia. Bank terbesar di Asia Tenggara ini bertindak sebagai pemberi pinjaman dalam skema pembiayaan campuran (blended finance) yang bertujuan menyalurkan air bersih ke tiga kota.

Penandatanganan perjanjian pembiayaan dilaksanakan di World Water Forum di Bali pada 21 Mei lalu. Selain DBS, turut hadir perwakilan perusahaan pengolahan air Indonesia Karian Water Services, Bank Pembangunan Asia, International Finance Corporation, dan Lembaga Kredit Ekspor-Impor Korea Selatan.

Baca Juga:

HBRL

Proyek ini menjadi yang pertama di Indonesia yang menggunakan dana gabungan sektor publik dan swasta. Skema pembiayaan campuran sendiri bertujuan menarik investasi swasta dengan menggunakan “modal katalis” berupa hibah atau pinjaman lunak untuk menekan biaya pembiayaan.

Proyek air bersih ini menargetkan pembangunan sistem pasokan regional yang akan menyalurkan air bersih ke sekitar dua juta penduduk di Jakarta, Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Perjanjian pinjaman ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kemitraan publik-swasta antara Karian Water Services dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RI untuk proyek Karian-Serpong Regional Water Supply yang diumumkan pada 2021.

DBS sendiri bertindak sebagai penasihat keuangan untuk Karian Water Services.

Ganesh Padmanabhan, kepala project finance di grup perbankan institusi DBS, mengatakan proyek ini akan mengurangi ketergantungan pada ekstraksi air tanah sebagai sumber air domestik dan industri. Selain itu, juga dapat mengatasi masalah penurunan tanah di salah satu kota terbesar di dunia.

Menurutnya, skema pembiayaan campuran ini merupakan cara inovatif untuk membuka potensi pendanaan guna mempercepat pembangunan infrastruktur penting.

“Ini juga menjadi bukti kekuatan aksi kolektif dan peran kemitraan publik-swasta dalam membantu menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan,” tambahnya. BLOOMBERG

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

Pos terkait