Tanjungpinang (gokepri.com) – Fengky Fesinto dan Endri Sanopaka mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang lewat penjaringan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Keduanya mendaftar ke kantor Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tanjungpinang, Jumat 10 Mei 2024.
Fengky menyatakan keseriusannya untuk mendaftarkan diri sebagai Bacalon Wakil Walikota ke DPC PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang.
Baca Juga: Lis Darmansyah dan Endri Sanopaka Daftar Penjaringan Walikota di PKB
Dengan pengalaman dalam dunia politik dan hukum serta masih menjabat Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tanjungpinang, ia menyoroti potensi ekonomi Kota Tanjungpinang yang dapat ditingkatkan, khususnya melalui sektor pariwisata.
“Kota Tanjungpinang memiliki beragam potensi pariwisata yang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Saya berkomitmen untuk bekerja keras dalam meningkatkan ekonomi lokal melalui pengembangan sektor pariwisata,” ungkap Fengky.
Selain itu, Fengky juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kami perlu membangun sinergi yang kuat antara berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata,” tambahnya.
Sementara, akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Politik dan Ilmu Sosial (Stisipol), Endri Sanopaka juga mendaftarkan dirinya ke PDIP Kota Tanjungpinang.
Endri menyebut, pendaftaran dirinya sebagai Bacalon Wawako merupakan pendaftaran yang terakhir. Namun tidak menutup kemungkinan jika ada partai lain yang membuka pendaftaran.
“Saya cukup logis, tidak mungkin saya daftar ke PDIP untuk Bacalon Walikota. Makanya saya mendaftar sebagai Bacalon Wawako,” kata dia, Jumat 10 Mei 2024.
Ia menyebut, sejauh ini dirinya sudah mendaftarkan diri ke tiga partai yakni PKB dan Nasdem untuk Bacalon Walikota dan PDIP untuk Bacalon Wawako.
“Saya sudah sempat isi formulir juga ke Demokrat, tapi kayaknya saya pending,” ungkapnya.
Ia menambahkan, meskipun dirinya mendaftarkan diri untuk penjaringan partai tapi tetap tidak membatasi dirinya untuk bertugas sebagai dosen.
“Kalau untuk dosen tidak ada masalah. Kalau untuk jabatan saya sebagai Ketua Stisipol nanti akan berakhir bulan Juli,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









