Sempat Mau Berhenti, Agen BRILink Sugiman Jadi Jawara Dimotivasi PAB Siak

Agen BRILink Sugiman (48) di Jalan Raya Buantan Lestari sedang melayani transaksi di kedai kelontong miliknya, (Ilfitra/gokepri.com)

Siak (gokepri.com) – Suka duka menjadi Agen BRILink dialami Sugiman (48) yang juga pedagang kelontong di Jalan Raya Paket C-Buantan Lestari, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Riau ini.

Empat tahun lalu, Sugiman resmi bergabung menjadi Agen BRIlink, ketika itu dia masih berjualan di pasar pagi Paket C, Desa Jayapura, Kecamatan Bunga Raya.

“Saat itu tahun 2020, saya ditawari jadi Agen BRILink oleh Petugas Agen BRIlink BRI Kecamatan Bunga Raya,” ujar Sugiman di kedainya, Ahad, 14 April 2024.

Sugiman berkisah, pertama kali jadi Agen BRILink dia sangat buta dan tahu sama sekali bagaimana menjalani bisnis tersebut.

Bahkan, pekan pertama ketika menjadi agen dia tidak mendapatkan transaksi sama sekali.

“Hari pertama sampai seminggu lamanya, tak ada satupun transaksi yang saya lakukan,” ungkapnya.

Padahal, syarat sebagai seorang Agen BRILink dia harus memenuhi target minimal 200 transaksi dalam sebulan.

Saat itu, dia menjadi ragu untuk menjalankan bisnis tersebut, bahkan terbersit dalam pikiran Sugiman untuk berhenti menjadi Agen BRILink.

“Awal pertama itu begitu susah. Saya sangat sulit untuk memperkenalkan Agen BRILink ini ke masyarakat,” ujar Sugiman.

Karena melihat pergerakannya sebagai Agen BRILink begitu lambat, maka Petugas Agen BRILink (PAB) kala itu terus memotivasinya agar terus semangat dalam menjalankan usahanya itu.

“Saya terus diberi motivasi oleh PAB, mereka rajin mendatangi saya untuk memberikan semangat,” tuturnya.

Kendati pada pekan pertama dia nihil transaksi, namun berkat kegigihannya maka pada bulan pertama itu Sugiman berhasil memenuhi target 200 transaksi.

“Alhamdulillah, target 200 transaksi saat itu berhasil juga saya dapatkan,” katanya sumringah.

Seiring berjalannya waktu, bisnis menjadi Agen BRILink oleh Sugiman semakin maju. Apalagi, saat ini banyak yang belanja secara online menggunakan jasanya sebagai agen.

Bahkan, saking banyaknya transaksi yang didapatinya sekarang, Sugiman sudah pernah mendapat predikat jawara. Salah satu klaster Agen BRILink.

“Kalau sekarang sangat lancar, bahkan pendapatan saya bisa mengalahkan hasil jual beli di kedai ini,” ungkapnya sambil menunjukkan barang-barang di kedainya.

Sumarno, warga Buantan Lestari yang sehari-hari menjadi petani sawit di daerah itu mengaku bersyukur dengan kehadiran Agen BRILink milik Sugiman.

“Kehadiran Agen BRILink mas Sugiman sangat membantu kami para petani di sini. Karena kami dengan mudah mengirim uang setoran hasil panen,” ujar Sumarno.

Dia mengaku, rutin melakukan transaksi penyetoran di tempat Sugiman, apalagi saat musim panen sawit. Minimal tiga kali dalam sepekan dia harus menyetor uang ke agen.

“Belum lagi saya harus mengirim uang kuliah anak di Jawa. Intinya, kami merasa terbantu dengan adanya Agen BRILink ini,” pungkasnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait