Batam (gokepri.com) – Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengundurkan diri setelah 20 tahun menjabat. Pengunduran diri tersebut terhitung mulai 15 Mei 2024. Setelah pernyataannya, ia memberi waktu transisi selama satu bulan sebelum perdana menteri baru dilantik.
Berdasarkan pernyataan tertulis di laman resmi Kantor Perdana Menteri Singapura, dikutip Selasa, 16 Maret 2024, Lee merekomendasikan Deputi Perdana Menteri Lawrence Wong untuk menjadi perdana menteri baru kepada Presiden Tharman Shanmugaratnam.
“Lee Hsien Loong akan secara formal mengusulkan ke Presiden supaya menunjuk Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Lawrence Wong untuk menggantikannya,” jelas pernyataan itu.
Baca Juga: PM Singapura Tawarkan Bantuan ke Presiden Jokowi untuk Penyintas Gempa Cianjur
Wong, menurut kantor PM, mendapatkan dukungan penuh dari seluruh anggota Parlemen Singapura dari Partai Aksi Rakyat (PAP) yang membentuk pemerintahan Singapura saat ini.
PAP saat ini menguasai 79 dari 104 kursi Parlemen Singapura, sehingga siapapun yang mereka dukung menjadi perdana menteri sudah dijamin mendapat dukungan mayoritas di Parlemen.
Seluruh perdana menteri Singapura sejak kemerdekaan negara tersebut hingga saat ini adalah anggota PAP, dan Wong saat ini merupakan wakil sekretaris jenderal partai tersebut.
Pernyataan tersebut mengatakan Perdana Menteri yang baru akan dilantik oleh Presiden Shanmugaratnam pada 15 Mei 2024 di Istana Negara Singapura pukul 8 pagi waktu setempat.
Meski demikian, pernyataan tersebut tidak menjelaskan alasan pengunduran diri Lee yang pada 2024 berusia 72 tahun. Sejak kemerdekaannya dari Malaysia pada 1965, Singapura baru melaksanakan transisi kepala pemerintahan sebanyak dua kali.
Perdana Menteri pertamanya, Lee Kuan Yew, menjabat selama 31 tahun dari 1959 hingga 1990. Dari tahun 1959 hingga 1965, Lee memimpin sebagai kepala wilayah Singapura saat masih menjadi bagian dari Federasi Malaysia.
Setelah mengundurkan diri, Lee digantikan wakil perdana menterinya, Goh Chok Tong, sebagai perdana menteri kedua Singapura yang menjabat dari 1990 hingga 2004. Goh kemudian digantikan oleh Lee Hsien Loong, yang menjabat dari 2004 hingga Mei mendatang.
Lee Hsien Loong merupakan adalah anak dari Lee Kuan Yew. Mengingat pentingnya peran Lee Kuan Yew dalam perkembangan Singapura, Lee Hsien Loong menunjuknya sebagai Menteri Mentor yang bertugas mengawasi transisi kepemimpinan Singapura di dalam kabinetnya dari tahun 2004 hingga 2011.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara








