Batam (gokepri) – Kota Batam kembali menunjukkan dominasinya sebagai lokomotif ekonomi di Kepulauan Riau (Kepri). Kontribusinya terhadap realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di provinsi ini sepanjang tahun 2023 mencapai 77 persen.
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, nilai investasi asing di Batam mencapai USD595,3 juta dari total keseluruhan nilai Provinsi Kepri yang berjumlah USD764,07 juta. Capaian ini menegaskan peran krusial Batam sebagai katalis pertumbuhan ekonomi di Kepri.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyambut gembira pencapaian tersebut. Ia mengungkapkan strategi BP Batam sepanjang 2023 terbukti efektif dalam mendongkrak realisasi PMA di Kepri.
Baca Juga: Enam Sektor Usaha Penyumbang Investasi Terbesar di Batam
“BP Batam selalu berkomitmen untuk menghadirkan kemudahan bagi investor yang ingin berinvestasi di sini. Kami ingin kemajuan Batam ini juga dapat dirasakan oleh daerah lain di Kepri,” ujar Rudi, Jumat (16/2/2024).
Rudi menekankan percepatan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama BP Batam untuk meningkatkan nilai investasi di masa depan.
Hal ini sejalan dengan target yang ditetapkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI untuk realisasi investasi tahun 2024, yaitu mencapai Rp40 triliun.
“Tentu, mencapai target ini membutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Saya berharap pemerintah, swasta, dan seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam,” imbuh Rudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









