Pedagang di Kawasan Kuliner Tanjungpinang Wajib Pasang Label Harga

melayu square
Peresmian Melayu Square sebagai kawasan kuliner di Tanjungpinang, 29 November 2022. Foto: Istimewa

Tanjungpinang (gokepri.com) – Pedagang di kawasan kuliner Anjung Cahaya dan Melayu Square Kota Tanjungpinang wajib pasang label harga. Hal itu demi kenyamanan para pengunjung lokal maupun wisatawan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan mengatakan dengan dipasangnya label harga, pengunjung tahu harga yang makanan dan minuman yang dijual sehingga tidak merasa kaget.

“Supaya tidak kaget saat ingin membayar. Takutnya nanti kalau sembarangan sampai viral,” kata Hasan, Rabu 31 Januari 2024, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

Baca Juga: Kawasan Kuliner Bintan Center Dibuka, Jadi Ikon Baru Tanjungpinang 

Walaupun harga makanan atau minuman yang dijual itu cukup mahal, para pedagang tetap harus membuat labelnya.

“Kita khawatir nanti ada pengunjung dari luar menyebutkan harga di sini kita tekan. Itu bahaya,” ujarnya

Dirut BUMD PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) Guntoro, mengakui dulunya memang banyak pembeli yang mengeluh terkait harga makanan atau minuman di kasawan kuliner itu.

“Pak Pj tegaskan ke saya untuk memasang label harga,” ujarnya.

Salah seorang pedagang di Anjung Cahaya, Rizka mengaku siap untuk memasang daftar harga minuman yang dijualnya agar masyarakat yang berkunjung semakin ramai.

Ads bp batam 2026 baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

***

Pos terkait