Jakarta (gokepri.com) – Sebanyak d70 ton beras premium di Batam ternyata dipasok dari Rice Plant Cipinang (RPC) milik PT Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta.
Hal itu diungkap oleh PPIC FC Pramitadi Wirarianto di Jakarta, Kamis 16 November 2023. Ia menegaskan, PT Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta juga memproduksi beras untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia.
“Setiap bulannya kita kirimkan ke Batam dan jumlah rata-rata sebulannya 70 ton. Beras Lebaran ASN itu kami yang produksi,” kata dia.
Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan, TPID Kepri Bakal Bangun Food Station
Selain komoditas beras, PT Food Station Tjipinang Jaya juga melakukan pengiriman gula ke Batam dengan jumlah mencapai 20 ton per bulan.
“Batam menjadi sasaran tujuan pengiriman kita, selain kota-kota lainnya di seluruh Indonesia. Dan pendistribusian beras ini sudah dilakukan sekitar 3 tahunan hingga saat ini,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Disperindag Kepri Aries Fhariandi mengatakan pihaknya berencana membangun food station guna berupaya menjaga inflasi daerah sekaligus ketahanan pangan di wilayah Kepri.
Ia mengatakan, rencana itu perlu dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan di Kepri. Dalam pelaksanaannya nantinya bisa mengoptimalkan peran BUMD.
“Konsepnya kita pelajari dulu dari DKI Jakarta. Jadi BUMD kita bisa menjalankan itu. Sebagai institusi yang bisa menjadi tangan pemerintah yang bisa mengendalikan harga dan stok yang ada di Kepulauan Riau,” kata dia, Rabu 15 November 2023.
Untuk mewujudkan hal itu itu, Pemprov Kepri perlu belajar dari DKI Jakarta yang sudah lebih dulu memiliki food station, salah satunya food station Tjipinang Jakarta yang sudah berdiri dari tahun 2014.
Kata dia, bukan tidak mungkin Kepulauan Riau memiliki food stationnya sendiri. Walaupun ada beberapa kendala di transportasi.
“Masalah kita paling suply chain karena harus memastikan barang itu sampai. Karena kita ini daerah kepulauan. Kita perlu update BUMD kita juga kita pelajari dari DKI Jakarta ini,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









