Jakarta (gokepri.com) – Pemerintah Indonesia akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Gaza. Bantuan itu akan diterbangkan menggunakan dua pesawat TNI Angkatan Udara dan satu pesawat charter Garuda, Sabtu 4 November mendatang.
Bantuan yang berasal dari Pemerintah Indonesia, Palang Merah Indonesia dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) itu akan terbang dari Jakarta menuju Mesir.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda (Laksda) TNI Julius Widjojono mengatakan dua unit Hercules yang diberangkatkan berasal dari Skadron Udara 31 dan Skadron Udara 32 TNI AU.
Baca Juga: China: Ketidakadilan di Palestina Jadi Sumber Konflik
Di luar itu, Julius dalam siaran resmi Pusat Penerangan TNI di Jakarta mengatakan TNI AU juga menyiapkan dua Hercules cadangan untuk misi kemanusiaan tersebut.
“Selain dua unit pesawat Hercules TNI AU dilibatkan juga satu unit pesawat charter (Boeing 737 Garuda) oleh Mabes Polri sehingga total dukungan pesawat untuk mengangkut logistik bantuan kemanusiaan ke Palestina berjumlah tiga unit pesawat,” kata Julius, Kamis 2 November 2023.
Rencananya tiga pesawat ini berangkat dari Ops Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma di Jakarta pada Sabtu pukul 08.30 WIB.
Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan melepas rombongan yang mengangkut bantuan kemanusiaan itu. Rombongan pesawat dari RI itu dijadwalkan tiba di Mesir pada Senin (6/11).
Rute penerbangan dalam misi kemanusiaan ini yakni Halim (Jakarta) – Aceh – Yangon (Myanmar) – New Delhi (India) – Abu Dhabi (Uni Emirat Arab) – Jeddah (Arab Saudi) – El Arish (Mesir).
“Kolaborasi antarinstansi yang solid menjadikan proses pengiriman bantuan sampai dengan saat ini berjalan lancar,” kata Julius.
Untuk proses pengiriman bantuan tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengajukan nota diplomatik terutama terkait izin penerbangan (flight clearance), izin mendarat (landing permit), ground handling, dan lain-lain.
Kementerian Pertahanan juga membantu pembiayaan dalam beberapa proses pengiriman bantuan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal pada sesi jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/11), menyampaikan bantuan itu nanti diserahterimakan ke Bulan Sabit Merah Mesir, kemudian disalurkan ke Gaza oleh UNRWA.
“Hal ini karena hanya Bulan Sabit Merah Mesir yang diberi wewenang untuk membawa masuk bantuan ke Gaza,” kata Iqbal.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo pada Senin 30 Oktober 2023 lalu mengatakan Indonesia akan mengirim bantuan kemanusiaan yang akan disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan rakyat Palestina.
“Bantuan ini adalah gabungan bantuan dari pemerintah dan dunia usaha serta masyarakat,” ujarnya, dikutip dari laman resmi setneg.go.id.
Presiden Jokowi menyampaikan, selama ini Idonesia terus mengikuti perkembangan di Gaza. Indonesia sangat marah terhadap memburuknya situasi kemanusiaan di wilayah tersebut.
“Posisi Indonesia sangat jelas dan tegas, mengutuk keras serangan acak terhadap masyarakat sipil dan fasilitas sipil di Gaza,” kata Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara









