7 Start Up dari Batam dapat Kesempatan dalam Demo Day

Pithing dari salah satu start up dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, di Auditorium Politeknik Negeri Batam. Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Batam (gokepri.com) – Tujuh Start Up dari Batam dapat kesempatan dalam Demo Day, bagian dari program Gerakan Nasional 1.000 Start Up Digital di Auditorium Politeknik Negeri Batam, Sabtu 28 Oktober 2023.

Industri startup di Indonesia sedang mengalami masa keemasannya selama beberapa tahun terakhir. Banyak startup baru mulai bermunculan setelah kesuksesan para pendahulunya mendapat predikat unicorn dan decacorn.

Momen ini pula yang menjadi landasan Kementerian Komunikasi dan Informatika menghadirkan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital sebagai salah satu wujud nyata akan kebutuhan pendampingan dan pemberdayaan untuk menjawab tantangan dunia digital ke depannya.

HBRL

Baca Juga: Start Up Singapura Lirik Peluang Usaha di KEK Nongsa

Gerakan 1000 Startup Digital adalah program pembinaan bagi mereka yang ingin membuat solusi teknologi bagi berbagai permasalahan di Indonesia melalui membangun startup digital.

Hub Manager Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Wilayah Kerja Kepulauan Riau dan Jambi Ory Dwiputra mengatakan program tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi generasi mudah yang ingin membangun startup digital.

“Jadi kami di sini memberikan ekosistem mulai dari mentor memberikan materi, tanpa ada pungutan biaya. Jadi tujuannya kalau dari pemerintah itu kita ingin semakin banyak yang mulai dan mencoba untuk bangun startup,” ujar Ory.

Tujuh perusahaan rintisan yang mengikuti kegiatan tersebut yaitu To Clean (pengelolaan sampah untuk jadi magoot dan paving block), Kasfloo (akuntansi perusahaan), Posan (menu restoran), Warebox (jasa penyewaan gudang), Filent, Nexabeef (penjualan daging sapi) serta Elevate (menu makanan untuk bulking gym).

“Di awal kami melakukan roadshow mungkin ada sekitar 50 ide lebih, dari situ kami seleksi yang mana kira-kira mungkin dan tidak mungkin direalisasikan,” kata dia.

Dalam gerakan ini nantinya para peserta akan melalui lima tahap pembekalan, pertama, Ignition yakni seminar online yang memberikan pemahaman dari para pelaku dan regulator industri startup.

Kedua, Workshop untuk memberikan pembekalan pengetahuan teknis dan non-teknis membangun startup dari ide hingga launching.

Ketiga, Hacksprint yaitu brainstorming dan eksekusi ide hingga menjadi produk prototype dengan metode design sprint.

Kemudian, Bootcamp yaitu feedback untuk hasil validasi MVP dari para mentor dari bidang produk, UX, dan bisnis. Terakhir, Hatch Akselerasi 1 key metric utama melalui 1-on-1 mentoring dengan dedicated mentor.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan mendukung Gerakan Nasional 1000 Startup Digital untuk memasifkan informasi kepada publik bahwa saat ini sedang berada pada era transformasi digital.

“Kita tahu start up bisa cukup punya nama cukup eksis dan beberapa di antaranya sudah sudah sangat dikenal maka mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita harapkan muncul potensi-potensi baru yang terus bertambah,” kata Amsakar.

Ia menambahkan dengan adanya Gerakan Nasional 1000 Startup Digital juga merupakan salah satu upaya Indonesia, khususnya Batam dalam menghadapi bonus demografi tahun 2035 dan menuju Indonesia Emas 2045 mendatang.

“Memang harus ada ikhtiar kolektif dari seluruh anak bangsa agar betul-betul melakukan penyesuaian dengan perkembangan dan informasi agar industri digital itu memberikan nilai tambah yang besar bagi potensi yang ada,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

Pos terkait