Tanjungpinang (gokepri.com) – Warga Tanjungpinang di Jalan Pompa Air Gang Damar, RW1 Kelurahan Tanjungpinang Timur, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang mengeluh lantaran proyek rehabilitasi jalan di lokasi itu.
Salah seorang warga, Muhirman, mengatakan hasil pengerjaan proyek rehabilitasi jalan Gang Damar dalam bentuk semenisasi itu berdampak langsung ke rumahnya.
Setiap hujan, rumahnya selalu tergenang banjir sebab kontur tanah pemukiman penduduk Jalan Pompa Air Gang Damar merupakan daerah berbukit.
Baca Juga: Tingkatkan PAD, Kabel Semrawut di Tanjungpinang Akan Ditata
“Seharusnya dipikirkan saat pengerjaan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya Rabu 4 Oktober 2023.
Menurutnya, kontraktor pekerja proyek rehabilitasi Gang Damar tidak memikirkan pengaturan buangan air setelah proyek dikerjakan dan mengalir ke rumah-rumah warga lantaran tidak terdapat tanggul atau pipa buangan air, terlebih ketika hujan.
Muhirman mengaku telah memprotes masalah tanggul yang semula sudah ada di tembok depan rumah mereka ke pekerja proyek jalan itu beberapa waktu lalu. Namun hasilnya nihil.
Lantaran tak juga dikerjakan, warga akhirnya berinisiatif membuat sendiri tanggul tersebut dibantu bersama pekerja proyek itu.
“Terus janjinya mau dipasang pipa agar air tak turun ke teras rumah saya setelah seminggu disurvei. Sampai sekarang belum ada tanggapan. Apakah mereka mau ganti rugi kalau air sampai masuk ke rumah kami. Bisa rusak kan barang-barang elektronik,” kata dia.
Dia tak segan-segan melaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) jika pekerjaan itu tidak sesuai dengan hasil dan yang dikerjakan di lapangan.
“Saya masih tunggu iktikad baiknya untuk semua yang terlibat. Ini terakhir saya kasih tahu, ya. Jangan tahu terima duit saja mereka. Habis itu orang ngeluh tak cepat direspon,” tegasnya.
Sementara, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tanjungpinang, Hendro mengatakan pihaknya telah mendengar dan merespon keluhan warga Jalan Pompa Air Gang Damar soal permasalahan tidak adanya tanggul tersebut, di pekerjaan proyek rehabilitasi jalan itu.
“Saya akan turunkan anggota ke sana untuk menyelesaikan permasalahan itu, yang penting warga tetap tenang dan nyaman,” kata Hendro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti Fedro








