Aksi World Cleanup Day di Pulau Buluh Batam, Relawan Bersih-Bersih 940 Kg Sampah

World Cleanup Day Di Batam
Relawan membersihkan sampah di Pulau Buluh, Batam, dalam aksi Hari Bersih-bersih Sedunia atau World Cleanup Day 2023, Sabtu 16 September 2023. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Batam (gokepri) – Kegiatan World Cleanup Day 2023 atau Hari Bersih-Bersih Sedunia di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Kota Batam, berhasil mengumpulkan 940 kilogram sampah.

Aksi ini berlangsung pada Sabtu pagi hingga siang, 16 September 2023. World Cleanup Day Indonesia (WCDI) pertama kali diperkenalkan oleh Let’s Do It! Indonesia pada tahun 2014. Let’s Do It! Indonesia yang merupakan organisasi di bawah naungan Let’s Do It! World Movement menggandeng berbagai komunitas untuk membentuk organisasi core team nasional di Indonesia dengan tujuan memimpin aksi gotong royong pungut sampah terbesar di dunia.

Aksi ini dilaksanakan serentak di 191 negara, 34 provinsi di Indonesia, dengan 13 juta relawan. Ribuan relawan Batam tergabung dalam aksi ini, terdiri dari unsur masyarakat, siswa sekolah, mahasiswa, lembaga pemerintah dan aparat keamanan ikut serta meramaikan. Tersebar di 16 titik kegiatan di Kota Batam.

Baca Juga: Singapura Umumkan akan Impor Listrik Bersih 2 Gigawatt dari Indonesia

World Cleanup Day
Relawan foto bersama dalam kegiatan World Cleanup Day 2023 di Pulau Buluh, Batam, Sabtu 16 September 2023. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Sekitar Pukul 07.00 WIB puluhan relawan menuju ke Pulau Buluh melalui Pelabuhan Sagulung bergabung dengan seluruh masyarakat untuk membersihkan area yang telah ditentukan. Aksi bersih dimulai dengan senam sehat di lapangan SMAN 11 Batam. Kemudian relawan mulai membersihkan area pulau yang telah ditentukan.

Koordinator WCD Batam di Pulau Buluh, Nessa menyampaikan titik aksi tahun ini lebih banyak dari tahun lalu. Nessa berharap aksi ini menjadi motivasi masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan.

“Dengan kegiatan ini kami berharap dapat menggerakkan masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan ya,” kata Nessa.

Nessa mengatakan aksi ini bagian dari kepedulian untuk menjaga bumi. Nessa berharap aksi WCD Batam akan dilanjutkan setiap tahunnya dengan relawan yang lebih banyak dan titik aksi yang lebih luas.

Nessa menyampaikan aksi WCD Batam di Pulau Buluh berbeda. “Kalau di Pulau Buluh sendiri untuk tahun ini kami melakukan tiga kegiatan, kegiatan pertama di hari laut bulan Juli lalu, kedua aksi hari ini dan ketiga ke depan nanti akan ada pelatihan pengolahan sampah di Pulau Buluh,” kata Nessa.

World Cleanup Day di Batam
Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Lurah Kelurahan Pulau Buluh, Muhammad Arpin mengucapkan terima kasih dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan di Pulau Buluh.

“Semoga dengan aksi ini meningkatkan kesadaran masyarakat akan lingkungan yang bersih. Jadi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh relawan dan masyarakat di Pulau Buluh. Semoga Pulau Buluh bersih dan kita semua diberikan kesehatan,” kata Arpin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

Pos terkait