Alasan Pemkab Karimun Kembali Gelar Upacara HUT Kemerdekaan di Coastal Area

Pemkab Karimun melaksanakan upacara HUT kemerdekaan RI
Pasi Log Kodim 0317/TBK Kapten Inf ES Nasution saat memimpin gladi upacara HUT Kemerdekaan RI di Coastal Area Tanjungbalai Karimun. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Saban tahun, Pemkab Karimun melaksanakan upacara HUT kemerdekaan RI atau detik-detik proklamasi di lapangan Putri Kemuning Coastal Area Tanjungbalai Karimun.

Tahun ini, Coastal Area bakal digunakan kembali untuk upacara HUT kemerdekaan, namun karena lokasi tersebut nantinya bakal digunakan untuk kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2023 yang rencananya bakal dibuka Presiden RI Joko Widodo.

Sehingga, upacara detik-detik proklamasi terpaksa dialihkan ke lapangan sepakbola GOR Badang Perkasa di Kecamatan Tebing.

HBRL

Namun, setelah digelarnya rapat di kantor bupati yang dipimpin Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim pada Selasa, 1 Agustus 2023 kembali ditetapkan kalau upacara detik-detik Proklamasi kembali digelar di Coastal Area.

Wabup Karimun, Anwar Hasyim ditemui usai gladi kotor pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi di Coastal Area, Ahad, 13 Agustus 2023 menjelaskan alasan pemindahan kembali lokasi upacara tersebut.

“Awalnya, kita memang tidak menggunakan Coastal Area untuk upacara HUT kemerdekaan, karena lokasi ini akan digunakan untuk acara GTRA Summit 2023,” ujar Anwar Hasyim.

Makanya, upacara akhirnya dialihkan ke lapangan sepakbola GOR Badang Perkasa.

Namun, ketika pihaknya menghubungi pihak yang akan mengonsep kegiatan di Coastal Area untuk kedatangan presiden, ada celah upacara bakal kembali bisa dilaksanakan di Coastal Area.

“Tanggal 18 paling final itu sudah bersih semua, nah tanggal 19 pihak BPN dan BI yang ikut dalam kehadiran bapak Presiden mulai mendirikan tenda,” jelas Anwar Hasyim.

Kata Anwar Hasyim, dengan adanya peluang untuk bisa melakukan upacara di Coastal Area dan juga melihat kondisi yang lebih memungkinkan, maka pihaknya kembali memilih Coastal Area sebagai lokasi upacara.

“Pertimbangan lain, untuk Coastal Area hanya perlu sedikit pembenahan, sementara kalau di GOR banyak sekali yang perlu dibenahi,” ungkapnya.

Anwar Hasyim menyebut, apabila dalam pelaksanaan HUT kemerdekaan RI ada yang mengalami cacat, maka gaungnya bukan daerah lagi melainkan nasional.

Maka dari itu, semua kegiatan atau personel yang terlibat dalam HUT kemerdekaan RI merupakan tanggungjawab Kodim 0317/TBK.

“Pemerintah daerah hanya mengiringi saja, penangunggjawab berada di Kodim,” pungkasnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait