Setelah menyelesaikan kuliah pada 2017, Muhammad Syahid Ridho langsung terjun ke jalur politik. Ia bergabung ke Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, partai tempat ayahnya, Amri Bedu, berkarier lama sebagai politisi. Partai yang juga memberinya tiket bertarung pada pemilihan legislatif 2019.
Sebagai wajah baru dan politisi muda, Ridho bisa dikatakan berhasil di pentas pemilihan. Ia mendulang 4.029 suara di daerah pemilihan Kepri 5 yang meliputi 4 kecamatan di Batam yakni Belakangpadang, Sekupang, Batuaji dan Sagulung.
Politisi kelahiran 21 September 1992 ini mantap melenggang ke Dompak sebagai anggota DPRD Kepri periode 2019-2024. Ia juga tercatat sebagai anggota termuda DPRD Kepri dengan usia 27 tahun ketika terpilih empat tahun lalu.
Terpilih sebagai anggota DPRD yang masih muda dan ‘hijau’, bagaimana cara Ridho memposisikan diri ketika baru menjabat? Apa yang ia perjuangkan dari aspirasi masyarakat terutama anak muda?
Simak dialog jurnalis gokepri Muhammad Ravi dengan Muhammad Syahid Ridho, generasi kedua politisi di Kepri.








