Penjualan Sapi Kurban di Batam Meningkat Pesat Dibanding Tahun Lalu

Jumlah hewan kurban di Batam
Stok sapi kurban di kandang peternakan di Batam. Foto: ANTARA

Batam (gokepri.com) – Penjualan sapi kurban di Batam tahun ini meningkat pesat dibandingkan tahun 2022 lalu. Begitu juga dengan jenis hewan kurban lainnya, kambing.

Hal itu diungkapkan salah satu penjual hewan kurban, Rijal. Ia mengatakan sapi yang terjual tahun ini sudah mencapai 80 persen dari jumlah pasokan sapi sebanyak 450 ekor.

Jumlah kambing yang terjual juga meningkat pesat, yaitu mencapai 70 persen dari jumlah pasokan kambing sebanyak 250 ekor.

HBRL

Baca Juga: Sapi Ilegal Masuk Batam, DKPP Langsung Gerak

Rijal mengatakan tahun lalu hewan kurban yang terjual di H-sebulan sebanyak 185 ekor.

“Tapi sekarang tahun ini kami sudah menjual hampir 300 sapi. Jadi kenaikannya hampir 100 persen untuk penjualan sapi,” kata Rijal.

Harga sapi yang dijualnya berkisar Rp22 juta hingga Rp125 juta dan harga kambing dari Rp3 juta hingga Rp8 juta.

Sedangkan jenis sapi yang tersedia di antaranya sapi Bali, Peranakan Ongole (PO), lokal, hingga Limosin.

Rijal mengatakan harga sapi dibedakan berdasarkan bobot badannya. Ada yang bobotnya 400 kg, ada juga yang sampai 900 kg.

“Itu jenis sapi PO, jenis sapi ini sangat langka bisa punya bobot sampai 900 kg hingga 1 ton,” ujar Rijal.

Sementara itu, penjual hewan kurban lainnya, Yadi mengatakan ia memenuhi pasokan sapi dari luar Batam yaitu dari wilayah Sumatera seperti Lampung dan dari Nusa Tenggara Timur.

Diakuinya, meski penyakit mulut dan kukuk (PMK) belum sepenuhnya hilang, tapi saat ini penyakit tersebut sudah mulai menurun.

Ia memastikan sapi yang ada di kandangnya bebas dari PMK, sebab pemerintah telah mewajibkan berbagai syarat hewan kurban masuk Batam, salah satunya bebas dari PMK.

“Tapi pengurusan masuk sapi menurut saya tidak sulit, asalkan paham regulasinya, apa saja yang harus dilakukan,” kata dia.

Memang benar, prosesnya panjang selain itu ada banyak biaya yang dikeluarkan seperti biaya pengecekan darah, vaksin LSD dan PMK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait