Tuntutan Warga Pangke Barat ke PT Saipem Berujung Hearing ke DPRD Karimun

Ratusan warga Desa Pangke Barat melakukan aksi unuuk rasa ke PT Saipem.

Karimun (gokepri.com) – Tuntutan ratusan warga Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat terkait debu dan pekerja di PT Saipem Karimun Yard (SKY), Senin 29 Mei 203 belum membuahkan hasil.

Masyarakat Pangke Barat melalui Karang Taruna Srijaya menuntut membenahi polusi udara berupa debu dari PT Saipem meminta ke manejemen PT Saipem agar mengutamakan karyawan dari warga Desa Pangke Barat.

Aksi tersebut dipimpin koordinator lapangan Karang Taruna Srijaya,Yadi dan Izwan.

HBRL

Tuntutan masyarakat tersebut dimediasi oleh Kapolres Karimun, AKBP Ryky Widya Muharam.

Sementara, dari pihak pemerintah dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Karimun, Ruffindy Alamsjah dan mediator Hubungan Industrial Sumarni.

Pertemuan itu dihadiri pimpinan dari PT Saipem Karimun Yard.

Kapolres Karimun AKBP Ryky Widya Muharam memediasi warga dengan PT Saipem.

Hanya saja, tuntutan masyarakat tersebut belum bisa dipenuhi saat itu juga, Kapolres Ryky berjanji akan membawa persoalan itu ke DPRD Karimun.

“Kita akan bahas persoalan ini melalui hearing dengan DPRD,” ujar AKBP Ryky.

Kata Ryky, hearing nantinya akan menghadirkan Bupati Karimun serta pimpinan FKPD di Kabupaten Karimun.

Dia meminta perwakilan masyarakat Desa Pangke Barat menyampaikan keinginan mereka saat hearing nantinya.

Masyarakat kemudian membubarkan diri dan kembali pulang ke rumah masing-masing.

Sebelumnya, ratusan masyarakat Desa Pangke Barat melakukan aksi blokade jalan masuk utama PT Saipem.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait