BATAM (gokepri.com) – Warga Perumahan Buana Vista Kota Batam mengadukan masalah air tak lancar dan sering mati ke DPRD Batam. Bukan dapat solusi warga malah disuruh sabar.
“Kami disuruh sabar. Dari tahun 2009 air tak lancar di tempat kami padahal sama-sama bayar,” kata Ketua RT Ramadhan Ginting, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III Senin 29 Mei 2023.
Ia menilai, wakil rakyat kota Batam tak berpihak kepada warga. Sebab dari beberapa argumen yang dilontarkan sangat menyudutkan warga. Warga juga mengeluh, beberapa instasi penting pun tak hadir dalam RDP itu. Sehingga RDP harus dijadwalkan ulang.
Baca Juga: Air Tak Mengalir Warga Buana Vista Ancam Geruduk SPAM Batam
“Terkesan pula bapak ketua kita ini bukan seperti perwakilan komisi tiga tapi perwakilan BP batam. Kami seperti tak dihargai,” kata dia
Ia meminta agar pemerintah bisa mengambil tindakan tegas jika pengelola air bersih yang saat ini ada tidak mampu untuk menjalankan tugasnya.
“Kami minta perhatikan warga bapak dan ibu. Kami semua memiliki KTP Batam, kenapa layanan air bersihnya seperti kami ini warga ilegal. Jika alasannya tidak maksimal kinerja pengelola air bersih saat ini, kenapa tidak ditindak tegas saja. Ganti saja dengan yang bisa dan sanggup. Jangan korbankan kami,” kata dia.
Ketua Komisi III DPRD Kota Batam Djoko Mulyono mengatakan, permasalahan air di Kota Batam bak benang kusut yang sulit terurai. Pihaknya banyak menerima laporan dari warga soal kesulitan air.
“Tiap kecamantan mengadu ke kami. Tapi kami tidak punya wewenang untuk panggil paksa soalnya anggarannya itu diketok di DPR RI bukan di kami. Kami hanya bisa memediasi,” kata dia.
Ia menjelaskan, saat ini Badan Pengusahaan (BP) Batam sedang melakukan Instalasi pipa air yang memerlukan waktu sampai Oktober 2023.
Ia meminta, warga setempat tetap sabar dan mendesak anggota dewan di dapilnya agar lebih aktif membantu warga.
“Untuk sementara pakai mobil tangki dulu. Memang penduduk Batam ini tiap tahun bertambah sehingga perlu adanya tambahan pipa-pipa baru,” kata dia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti








