BATAM (Gokepri.com) – Keluhan soal air tak mengalir dengan lancar alias sering mati datang dari Warga Perumahan Buana Vista, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Warga di sana mengeluh lantaran sudah bertahun-tahun mereka tidak menikmati layanan air bersih.
“Sejak tahun 2009, memang warga kami tidak pernah merasakan nikmatnya lancarnya air seperti warga lain. Padahal sama-sama membayar,” kata Ketua RT setempat, Ramadan Ginting, saat menggelar aksi bersama warga lainnya, Minggu 7 Mei 2023.
Ia menjelaskan, para warga sangat resah atas kondisi tersebut. Sebelumnya, para warga telah berkomunikasi dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam pada 2022 lalu.
BP saat itu menjanjikan dua opsi untuk menjadi solusi pemberian tangki air atau PAM Booster dan By Pass Pipa. Namun janji itu hanya janji semata.
Jika aksi demo saat ini tak diindahkan pihak SPAM Batam, maka warga perumahan tersebut mengancam akan menggeruduk kantor SPAM Batam.
“Kalau ini tidak didengar, kami akan buat yang lebih besar dan duduki BP Batam sampai ada solusi dari mereka,” kata dia.
Hal senada juga diungkapkan Budiman, warga lainnya yang meminta agar pemerintah bisa mengambil tindakan tegas jika pengelola air bersih yang saat ini ada tidak mampu untuk menjalankan tugasnya.
“Kami minta perhatikan warga Bapak dan Ibu. Kami semua memiliki KTP Batam, kenapa layanan air bersihnya seperti kami ini warga ilegal. Jika alasannya tidak maksimal kinerja pengelola air bersih saat ini, kenapa tidak ditindak tegas saja. Ganti saja dengan yang bisa dan sanggup. Jangan korbankan kami,” tegasnya.
Sementara Corporate Communication SPAM Batam, Ginda mengatakan, pihaknya saat ini masih terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat Batam.
Saat ini pihaknya juga sedang menjalankan empat program guna memenuhi kebutuhan masyarakat Batam terhadap air bersih.
“Saat ini kami sedang melakukan pembangunan WTP di Muka Kuning Dua 350 LPS, Rerating DK 2 menjadi 500 LPS, pembangunan pipa ke penampungan air untuk menjaga keandalan air, dan melakukan perbaikan terhadap jaringan-jaringan pipa agar tidak terjadi kemacetan dalam aliran air bersih,” kata dia Senin 8 Mei 2023.
Ia juga menjelaskan, program-program yang sedang dalam pengerjaan tersebut akan dapat terealisasi secara maksimal pada akhir tahun 2023.
“Beberapa point program tersebut untuk dapat membantu menambah suplai air bersih ke pelanggan,” kata dia.
Ginda menambahkan, pihaknya juga menyampaikan permintaan maaf karena suplai air bersih yang belum mengalir secara maksimal kepada masyarakat Kota Batam.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat Batam dalam pelayanan air bersih. Saya berharap, ke depannya setelah program kami selesai, masyarakat dapat memanfaatkan air bersih sesuai kebutuhan,” kata dia
Baca Juga: Legislator Batam Soroti Soal Layanan Air Bersih
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









