23 Tahun Jalan di Tanjung Gundap Rusak, Warga Cari Solusi ke DPRD Batam

jalan tanjung gundap rusak
Warga Tanjung Gundap mengadukan masalah jalan yang sudah lama rusak tapi tak diperbaiki kepada DPRD Batam, Selasa 14 Maret 2023. Foto: Gokepri.com/Engesti

BATAM (gokepri.com) – Warga  Kampung tua Tanjung Gundap, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung mengeluh lantaran akses jalan utama di lokasi itu sudah 23 tahun rusak dan tak kunjung diperbaiki.

Ketua RW Tanjung Gundap Rahman mengatakan, pihaknya berulang kali mengajukan permohonan perbaikan mulai dari jalur musrembang, pihak perusahaan, dana pokir dan lainnya. Namun nihil.

“Sudah 23 tahun jalan kami tidak diperbaiki, kemana nyangkutnya dana itu. Kondisi jalan sangat berbahaya kalau hujan. Tanjung Gundap itu kampung tua, masyarakat tempatan jadi pemerintah dan perusahaan bekerja sama lah urus jalan kami,” kata dia Selasa 14 Maret 2023.

HBRL

Ia menjelaskan, sebelumnya sudah ada kesepakatan antara pemerintah dengan perusahaan yang berjanji untuk membangun jalan di lokasi itu. Namun sampai saat ini belum ada perbaikan sama sekali.

Alasannya karena masalah PL, namun warga kecewa permasalahan itu tak kunjung usai bahkan sampai bertahun-tahun.

“Kami minta kejelasan kapan ini mau diperbaiki,” kata dia.

Ketua Komisi III DPRD kota Batam Djoko Mulyono menyebut, permasalahan pembangunan jalan itu tertunda lantaran jalan tersebut masih masuk kedalam PL Perusahaan PT Bintang Propertindo. Belum ada alokasi lahan untuk pembangunan jalan di lokasi itu dari Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Kampung tua itu sudah ada sebelum Batam ini jadi kota madya di sana itu ada SD ada puskesmas pembantu ada warga masyarakat yang resmi terdaftar pemegang KPT di kota Batam. Ini miris. Sudah 23 tahun musrembang tidak cair untuk pembangunan jalan itu,” kata dia.

Djoko mengatakan ternyata di lokasi itu ada PL dari perusahaan. DPRD Batam pun mengundang BP Batam.

“Harusnya BP Batam bisa membawa masalah ini ke arah yang lebih baik. Karena kewenangan pengalokasian lahan ada di BP Batam,” lanjut dia.

Permasalah lain tertundanya pembangunan akses jalan di lokasi itu karena pihak perusahaan juga tidak tahu dimana titik ROW jalan yang akan diperbaiki. Walau ada niat baik dari perusahaan untuk membangun jalan itu.

“Pihak perusahaan itu mau bantu. Pengerasan jalan nanti tinggal diaspal sama BP Batam. Tapi 25 titik yang mau bangun itu tidak ada, semua PL yang ada di BP Batam masuk milik perusahaan mau dibangun nanti takutnya ada masuk PL yang lain sama aja,” kata dia.

Pihak Management PT Bintang Propertindo Sunarto mengatakan, pihaknya sudah berulang kali mendapat keluhan warga soal pembangunan jalan di lokasi itu.

Ia mengaku, sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pembangunan jalan namun dalam prosesnya antara pemerintah kota Batam dengan BP Batam yang bertele-tele.

“Kami izinnya tidak tahu. Kami perusahaan tiap bantu untuk pembukaan jalan itu. Kalau dari pemerintah kan tidak mungkin mau dari musrembang udah lewat. Tapi mau dibangun juga kami tidak tahu 25 ROW titik jalan itu,” kata dia.

Baca Juga: Perbaikan Jalan Rusak di Kawasan Industri Kabil, Pemprov Kepri Angkat Tangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Engesti

Pos terkait