BATAM (gokepri) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) baru saja merilis aturan terbaru mengenai pembelian minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan MinyaKita oleh konsumen.
Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag mengungkapkan, konsumen hanya bisa membeli maksimal 10 kg minyak goreng curah dan 2 liter minyak goreng kemasan MinyaKita per hari dari pengecer. Harga yang harus dibayar pun sudah ditentukan, yaitu Rp14.000 per liter untuk minyak goreng kemasan dan Rp15.500 per kilogram untuk minyak goreng curah mengacu surat edaran yang dikeluarkan pada 6 Februari 2023.
Bagaimana dengan wacana sebelumnya yang menyatakan bahwa pembelian MinyaKita harus menunjukkan KTP? Menurut Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas, pembelian MinyaKita tidak perlu lagi menunjukkan KTP karena dianggap repot bagi masyarakat.
Meski demikian, Zulhas menekankan bahwa masyarakat wajib memahami dan mematuhi kebijakan baru mengenai jumlah pembelian MinyaKita yang dibatasi 2 liter per hari. “Sekarang saya tambahkan saja 2 liter dipasang tiap pasar nanti pembeli hanya 2 liter atau 2 botol,” ujarnya.
Sementara itu, warga Tanjungpinang dan Bintan segera dapat membeli minyak goreng kemasan merek MinyaKita. Sebanyak 80 ton produk tersebut sudah tiba di Pulau Bintan dan akan didistribusikan ke Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
Pemilik CV Bintang Perkasa Tanjungpinang, M Sadmi Al Qayum, mengatakan bahwa setengah dari jumlah itu akan dikirim ke Tanjungpinang dan setengah lainnya ke Bintan. “Masing-masing untuk Tanjungpinang 40 ton dan Bintan 40 ton,” kata Sadmi, Sabtu 11 Februari 2023.
Minyak goreng kemasan itu dibawa dari PT Priscolin Jakarta melalui Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Bintan menggunakan empat kontainer.
Produk berukuran dua liter ini akan dijual dengan harga Rp28 ribu per kemasan dan diprediksi akan bertahan selama satu hingga dua minggu ke depan. Sadmi berharap program subsidi MinyaKita yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi melalui Kementerian Perdagangan RI terus berlanjut, mengingat masyarakat sangat antusias membelinya.
“Akhir bulan Februari 2023, kami akan datangkan lagi dari Jakarta,” sebut Sadmi. “Angka penjualan MinyaKita terus meningkat signifikan. Artinya, program ini sangat membantu masyarakat.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Kabar Gembira, 80 Ton Minyak Goreng MinyaKita Tiba di Bintan
Penulis: Candra Gunawan









