BATAM (Gokepri.com) – Permasalahan gizi buruk pada anak menjadi atensi tersendiri bagi orang tua. Setiap anak harus mendapatkan gizi yang cukup dan seimbang dalam mendukung tumbuh kembangnya.
Analisis Gizi Dinas Kesehatan Kota Batam Dewi Cahaya mengatakan, ada beberapa langkah untuk mencegah anak terkena gizi buruk.
Pertama, melakukan pemantauan pertumbuhan balita di posyandu setiap bulan guna menskrining bayi dan balita yg tidak naik berat badan.
“Bila ada yang tidak naik BB (berat badan) nya maka orang tua balita ini akan dikonseling untuk mencari penyebabnya dan diberi edukasi tentang cara pemberian makan bergizi seimbang,” ujarnya, Selasa 6 Desember 2022.
Kedua, menjaga kebersihan diri dan lingkungan guna mencegah penyakit infeksi yg bisa menyebabkan anak kehilangan berat badan
Pihaknya, juga mengimbau kepada orang tua untuk melakukan pemeriksaan secara berkala dan menjaga pola hidup sehat.
Pada saat melahirkan nanti harus inisiasi menyusui dini (IMD) agar sukses memberikan ASI ekslusif.
“Minum tablet penambah darah dan istirahat yang cukup,” kata dia.
Ketiga, orang tua yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan harus berikan ASI sampai bayi berusia di atas 6 bulan.
Lalu, orangtua yang punya bayi balita usia di atas 6 bulan harus memberikan makanan bergizi seimbang segera pada usia 6 bulan dan lanjutkan pemberian ASI sampai 2 tahun.
“Jaga kebersihan diri dan lingkungan serta mendapat imunisasi dasar lengkap,” kata dia.
Baca Juga: Bayi 7 Bulan di Lingga Meninggal Dunia akibat Gizi Buruk
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis : Engesti








