Batam (gokepri.com) – Timnas Indonesia U-23 gagal melangkah ke babak final cabang olahraga sepak bola setelah di babak semifinal SEA Games ditundukkan Thailand 0-1 di Stadion Thien Truong, Hanoi, Kamis 20 Mei 2022.
Kekalahan itu membuat Garuda Muda kembali gagal mengulang kesuksesan pada 1991 di SEA Games Manila. Saat itu Indonesia menang 4-3 atas Thailand melalui adu penalti.
Sejak pertama kali ikut serta di SEA Games pada 1977, Indonesia telah 23 kali menghadapi Thailand. Namun, Indonesia tercatat hanya meraih enam kemenangan yang tiga di antaranya didapat lewat adu penalti.
Sementara itu, Thailand sukses merengkuh 15 kemenangan, dan dua laga sisa berakhir imbang.
Pada laga semifinal itu, Shin tae-yong melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemain. Shin memilih Rachmat Irianto mengisi posisi bek sayap kanan menggantikan Asnawi Mangkualam.
Sementara itu, Marselino Ferdinan dipercaya bermain sebagai starter. Marselino bekerja sama dengan Marc Klok dan Ricky Kambuaya untuk mengawal lini tengah .
Di babak pertengahan babak kedua, stamina Indonesia sempat kedodoran. Shin Tae-yong kemudian memasukkan Syahrian Abimanyu, Ronaldo Kwateh, dan Muhammad Ridwan. Hasilnya membuat Indonesia kembali berhasil menekan Thailand.
Sayang di babak perpanjangan waktu, gawang Ernando Ari harus dibobol oleh Weerathep Pomphun menit ke-95. Pertandingan semakin berjalan panas pada babak kedua perpanjangan waktu. Wasit memberikan kartu kuning kedua pada pemain Thailand William Weidersjo karena melakukan pelanggaran.
Baca juga : Indonesia Hadapi Thailand di Final Piala AFF
Unggul jumlah pemain tak mampu dimaksimalkan dengan baik. Justru Garuda Muda harus kehilangan Firza Andika yang mendapatkan kartu merah langsung karena melakukan pelanggaran berbahaya.
Pelanggaran itu sempat membuat keributan antara kedua pemain. Wasit kemudian memberikan kartu kuning kedua pada Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya. Hingga laga usai, tak ada gol tambahan.
Indonesia masih akan bertanding satu kali menghadapi Malaysia untuk merebutkan peringkat tiga atau medali perunggu. Malaysa sebelumnya juga gagal ke Final usai kalah dari Vietnam dengan skor 1-0.
Penulis: Romadi








