Batam (gokepri.com) – Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang Rp6 miliar layak edar dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat tahun 2022.
Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Marlison Hakim mengatakan, ekspedisi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan uang yang berkualitas dan melakukan pembersihan manipulasi serta menarik uang-uang yang tidak layak edar.
“Nanti kita akan edukasi agar mereka cinta dan paham agar bangga menggunakan rupiah sebagai alat penukaran. Jadi tidak ada uang menggunakan uang selain rupiah,” kata Marlison di Pelabuhan Batu Ampar, Senin 31 Januari 2022.
Ekspedisi ini, kata Marlison akan melibatkan beberapa pegawai BI dari berbagai daerah dengan harapan bisa memperkenalkan Kepri lebih luas.
“Nanti bisa jadi Duta Wisata juga sehingga bisa memperkenalkan Kepri ke seluruh Indonesia,” kata dia.
Dalam ekspedisi ini akan menyinggahi beberapa pulau terdepan, terluar dan terpencil (3T) yang ada di Indonesia merupakan kerja sama antara BI dengan TNI Angkatan Laut.
“Secara nasional ada 16 Provinsi kalau TNI AL menjaga kedaulatan RI dari laut. BI menegakkan kedaulatan uang rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di RI,” katanya.
Menurutnya, dalam rangkaian kegiatan kas keliling 3T ini juga dilaksanakan penyerahan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada penerima di masing-masing pulau tujuan.
Dijelaskannya, kondisi saat ini, apalagi di daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) menjadi konsentrasi khusus bagi BI untuk mengedukasi masyarakat agar lebih cinta Rupiah.
“Indikator pentingnya itu, mengedukasi masyarakat agar menggunakan rupiah sebagai alat tukar bukan dolar bukan yang lain,” katanya
Sementara itu Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina sangat mengapresiasi kegiatan ini.
Program kas keliling ini bertujuan menjaga kedaulatan NKRI melalui penggunaan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah.
“Jangan hanya dolar saja yang di jaga tapi Rupiah juga,” katanya.
Penulis: engesti







