Batam (gokepri.com) – Eddie Howe secara resmi diumumkan menjadi nakhoda baru Newcastle United untuk mengarungi sisa musim 2021/11. Ia menggantikan Steve Bruce yang dipecat bulan lalu.
Mantan pelatih kepala Bournemouth itu diikat kontrak sekira dua setengah tahun untuk bertugas di St. James’ Park hingga musim panas 2024, demikian pengumuman laman resmi Newcastle, Senin 9 November 2021.
Howe menganggur selama lebih dari satu tahun terakhir setelah mundur dari jabatan pelatih kepala Bournemouth pada akhir musim 2019/20, setelah gagal mempertahankan posisi tim itu di Liga Premier dan terdegradasi ke divisi Championship.
Kendati di musim terakhirnya ia gagal menyelamatkan Bournemouth dari ancaman degradasi, Howe memang punya rekam jejak membantu klub itu naik dari kasta keempat atau League Two hingga ke Liga Premier.
“Kami sangat terkesan dengan Eddie selama menjalani proses rekrutmen ini,” kata pemilik bersama Newcastle Amanda Staveley.
“Selain capaiannya bersama Bournemouth, di mana ia punya dampak transformasional nyata, ia adalah sosok pelatih yang bergairah dan dinamis serta memiliki ide nyata untuk klub ini,” ujarnya menambahkan.
Howe sudah tampak di tribun Stadion Amex pada Sabtu (6/11), saat Newcastle bermain imbang melawan tuan rumah Brighton & Hove Albion.
Ia mengaku tak sabar untuk memulai tantangan barunya di klub sekelas Newcastle yang disebutnya punya rekam jejak panjang dalam sepak bola Inggris.
“Ini kesempatan luar biasa, tetapi jelas banyak pekerjaan yang harus kami lakukan dan saya tak sabar untuk segera bergabung dengan para pemain di tempat latihan,” kata Howe.
Howe punya waktu sekira dua pekan selama jeda internasional untuk memuluskan proses adaptasinya sebelum Newcastle menjamu Brentford di St. James’ Park pada 20 November nanti.
Ia punya tugas yang cukup berat mengingat Newcastle menjadi satu-satunya tim di Liga Inggris yang belum merasakan kemenangan musim ini dan terdampar di urutan ke-19 klasemen dengan raihan lima poin.
Konsorsium Arab Saudi
Newcastle United resmi diakuisisi oleh Konsorsium Arab Saudi pada Kamis 7 Oktober 2021. Konsorsium itu melibatkan Public Investment Fund atau Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, PCP Capital Partners, dan Reuben Bersaudara.
Dana Investasi Publik (PIF) mengambil alih mayoritas saham klub, yakni sebanyak 80 persen. Sementara, PCP Capital dan Reuben Bersaudara masing-masing 10 persen.
Konsorsium tersebut mengakhiri kepemilikan Newcastle United yang selama 14 tahun terakhir dipegang oleh pengusaha asal Inggris, Mike Ashley.
Melansir dari Sky Sports, total biaya yang dikeluarkan untuk mengakuisisi Newcastle United senilai 300 juta poundsterling atau sekitar Rp5,8 triliun. (Penulis: Candra Gunawan)









