Bukan Anwar Ibrahim, PM Malaysia yang Baru Ismail Sabri

Ismail Sabri

Malaysia (gokepri.com) – Meski kubunya berperan besar melengserkan Muhyiddin Yassin dari kursi perdana menteri, lagi-lagi Anwar Ibrahim gagal menduduki kursi tersebut. Malaysia menetapkan perdana menteri (PM) baru, Ismail Sabri, Jumat (20/8/2021) sore waktu setempat.

Mengutip The Star, Raja Malaysia sudah menyetujui ini bersama semua Sultan negara-negara bagian. Sebanyak 114 anggota parlemen memilihnya untuk menjadi PM selanjutnya. Kemungkinan Ismail akan dilantik hari ini, Sabtu (21/8/2021).

“Istana Negara telah mengonfirmasi Ismail Sabri akan menjadi Perdana Menteri Malaysia ke-9,” tulis media tersebut.

HBRL

Ismail Sabri, mantan Wakil PM era Muhyiddin Yassin ini adalah Wakil Presiden Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO). Ini juga menjadi tanda kembali berkuasanya UMNO, mengingat jabatannya sebagai wakil presiden partai.

UMNO memerintah Malaysia sejak 1957 hingga 2018. UMNO sendiri kalah pemilu tiga tahun lalu karena kehilangan kepercayaan rakyat akibat skandal korupsi terbesar dalam sejarah Malaysia, 1MDB.

sebelumnya bekerja sebagai pengacara mulai tahun 1985. Setelah terjun ke dunia politik, jebolan fakultas hukum Universitas Malaya ini sempat memegang beberapa jabatan menteri di pemerintahan Malaysia.

Ismail Sabri sebenarnya juga sosok yang juga cukup kontroversial. Pada tahun 2015, saat menjabat sebagai menteri perdagangan, ia menimbulkan kontroversi ketika mendesak konsumen Melayu untuk memboikot bisnis China yang mengambil untung.

Tak berhenti di sana,ia juga dikecam karena mendukung industri vaping, yang didominasi oleh orang Melayu. Padahal ada peringatan kesehatan dari kementerian kesehatan.

Dalam jajak pendapat 2018, Ismail Sabri sempat membuat pernyataan kontroversial. Ia memperingatkan bahwa setiap satu suara untuk oposisi, akan sama dengan menghilangkan hak istimewa yang diberikan kepada orang Melayu di bawah program tindakan afirmatif, yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Sebelum menjadi wakil PM, di kabinet Muhyiddin Maret 2020, ia sempat menjadi menteri pertahanan. Ia menjadi wajah pemerintah terkait pandemi.

Pos terkait