Batam (gokepri.com) – Jumlah kasus Covid-19 di Batam terus mengalami lonjakan, sepanjang bulan Juni ada sebanyak 3.863 penambahan kasus baru. Meningkat drastis jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan penanganan Covid-19 terus dilakukan saat ini. Total jumlah kasus positif di Batam saat ini sudah mencapai 13.108 orang dari jumlah tersebut yang saat ini masih menjalani perawatan sebanyak 1.717 orang.
“Kemudian, yang sembuh 11.102 orang dan yang meninggal sebanyak 289 orang,” kata Rudi di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (29/6/2021).
Dijelaskan Rudi, sejumlah rumah sakit saat ini sudah mulai penuh. Karena itu pihaknya tengah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) di Galang. Pasalnya, tinggal RSKI tersebut yang masih dapat menampung pasien bergejala Covid-19.
RSKI Galang memang hanya diperuntukkan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Tanah Air. Namun, beberapa pekan terakhir menurutnya jumlahnya tidak terlalu banyak.
“Karena itu saya sudah bertemu dengan Danrem, untuk meminta supaya pasien yang tidak tertampung di rumah sakit Batam bisa dirawat di sana,” katanya.
Selain itu pihaknya juga tengah mempersiapkan Asrama Haji Batam Center sebagai rumah sakit darurat. Saat ini Pemko Batam tengah berkoordinasi dengan Pemprov Kepri untuk pemenuhan tenaga dan alat-alat medisnya.
“Kita tidak ingin sampai ke sana, tapi harus kita siapkan,” kata Rudi.
Karena itu, pihaknya berharap masyarakat dapat terus menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. Dengan protokol kesehatan itulah penyebaran Covid-19 dapat ditekan.
Selain itu Tim Gugus Tugas saat ini juga tengah mewaspadai penyebaran varian baru Covid-19. Sebab, varian baru ini diklaim lebih cepat dan lebih mudah menyebar.
“Informasinya varian baru ini butuh 5 detik saja sudah dapat menyebar. Kalu di Indonesia sudah ada tentu tidak menutup kemungkinan akan masuk juga ke Batam,” katanya.
(ard)








