Posko Pengaduan PPDB Online Banyak Terima Pengaduan Orang Tua

Posko Pengaduan PPDB
Kepala Sekolah SMPN 38 Batam Alfida Hasan. Istimewa

Batam (gokepri) – Permasalahan PPDB online 2021 bukan disebabkan lagi oleh server macet atau lelet. Melainkan lebih kepada pengaduan orang tua calon siswa yang sulit mengakses PPDB online.

Terutama saat mengupload berkas yang disyaratkan pada PPDB online tersebut, banyak yang mengalami kegagalan.

Hal ini disebabkan karena minimnya pengetahuan orang tua calon siswa dan keterbatasan kapasitas handphone atau laptop yang dimiliki serta akses internet yang lelet.

HBRL

Seperti pengakuan Panitia Posko Pengaduan di PPDB Online SMPN 38 Batam, Widodo Budi, bahwa setiap harinya orang tua yang mengadu ke Posko Pengaduan mencapai 10 orang tua calon siswa. Masalahnya kata dia, rata-rata orang tua calon siswa sulit mengakses PPDB online dan sering gagal saat mengupload berkas.

“Yang mengadu tiap harinya cukup banyak mencapai 10 orang. Yang mereka adukan sulit mengakses PPDB online, dan sering gagal saat mengupload berkas,” ujarnya di sela-sela melayani orang tua yang mengadu.

Selain mengajari orang tua cara mengakses PPDB, juga ia kerap menyarankan agar banyak belajar dan bertanya kepada tetangga yang sama-sama mendaftar dan berhasil mendaftarkan anaknya lewat online.

“Kami bantu sebatas mengajarkan mereka tata cara mengakses dan disarankan harus banyak bertanya kepada orang lain yang sama-sama mendaftar lewat PPDB online,” katanya.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 38 Batam, Alfida Hasan SPd, mengatakan bahwa PPDB tahun ini lebih rapi dan tertib, serta server sejauh ini lancar-lancar saja. Begitu pula dengan pelayanan Panitia PPDB terhadap orang tua calon siswa cukup bagus.

Namun persoalan yang kerap diadukan pihak orang tua calon siswa cukup banyak, kata Alfida, lebih kepada keterbatasan pengetahuan IT untuk mengupload berkas dan akses internet agak lamban.

“Orang tua calon siswa yang datang ke Posko Pengaduan ketika bertanya kami beri arahan cara-cara mengkases PPDB online dan menguplod. Ya kami kasih arahan tata cara mendaftar, tapi bukan dibantu mendaftar, kami beri edukasi aja karena panitia pada sibuk semua,” katanya.

Terkait jumlah siswa yang mendaftar, diakui Alfida, sejauh ini cukup banyak, malah telah melebih kuota yang ditetapkan. Kendati demikian, kata dia, sekolah tetap menerima siswa sesuai kuota dari Disdik, yakni hanya 5 rombel saja. (aat)

|Baca Juga: Hari Pertama PPDB SMP Berjalan Lancar, Kendati Server Sempat Macet

 

Pos terkait