Batam (gokepri.com) – Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman meninjau vaksinasi di Vihara Dewi Bahari/ Ma Cho Keng Baloi Batam, Senin (21/6/2021). Turut mendampingi Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Dandim 0316, dan Ketua Perkumpulan Teochew Batam.
“Vaksinasi pada hari ini dilaksanakan di Vihara Dewi Bahari/Ma Cho Keng Baloi Batam kepada masyarakat Batam. Bagi yang akan melaksanakan vaksinasi cukup dengan membawa KTP beserta fotokopinya,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt.
Vihara Dewi Bahari/Ma Cho Keng Baloi Batam menyiapkan sebanyak 3500 dosis vaksin Sinovac. Sementara jumlah masyarakat yang telah divaksin pada hari itu sebanyak 2.000 orang.
Kapolda Aris menyampaikan terima kasih kepada warga yang sudah datang untuk vaksinasi. Vaksinasi ini merupakan program pemerintah yang sayang jika tidak dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Pemerintah sudah mengeluarkan dana yang sangat besar untuk pelaksanaan vaksinasi ini. Semua upaya yang dilakukan pemerintah untuk menjaga kita, agar kita dapat terhindar dari virus Covid-19,” katanya.
Menurut Kapolda Aris, vaksin yang disediakan pemerintah cukup untuk masyarakat Kepri. Gubernur Kepri juga telah memastikan ketersediaan vaksin untuk memenuhi jumlah masyarakat Provinsi Kepri.
“Kegiatan vaksinasi ini akan dilaksanakan lebih intens. Kami datang untuk menjangkau dan mengunjungi masyarakat dengan harapan tidak ada lagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19,” tuturnya.
Kapolda mengimbau warga yang sudah divaksin untuk mengajak keluarga ataupun saudaranya melaksanakan Vaksinasi. Ia menegaskan bahwa virus Covid-19 ini sangat berbahaya dan tidak boleh dianggap remeh. Untuk itu diberikan vaksin guna melawan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Baca juga: Batam Turunkan Target Vaksinasi Jadi 50 Persen Akhir Juni
“Kami imbau kepada masyarakat yang menjalani vaksinasi pada hari ini, selama kegiatan vaksinasi tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, menjaga jarak, dan menggunakan masker. Bersama-sama kita lawan penularan Covid-19, Walaupun sudah menjalankan vaksinasi bukan berarti protokol kesehatan diabaikan,” ujarnya. (eri)








