Lingga (gokepri.com) – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad berjanji proyek Jembatan Marok Tua, Lingga, dilanjutkan tahun 2022. Proyek ini terbengkalai sejak diresmikan gubernur sebelumnya pada Juni 2020.
“Plt Gubenur Kepri saat itu Pak Isdianto minta kepada Pak Sekda dan Kadis PU Kepri agar pembangunan jemabatan ini bisa dioperasikan sebelum tanggal 9 Desember 2020,” ujar Kepala Desa Marok Tua, Safarudin, Selasa (15/6).
Masyarakat setempat kecewa karena pekerjaan jembatan berhenti di tengah jalan. Desa Marok Tua berjumlah 736 kepala keluarga dan berpenduduk sekitar 3.000 jiwa.
Jembatan sebagian sudah terbangun tapi tak dilanjutkan. Panjang jembatan yang belum tersambung sekitar 120 meter dari total panjang 200 meter. Jembatannya punya lebar 4,5 meter, dibangun dengan tipe jembatan bentang utama berangka baja.Proyek ini dianggarkan APBD Kepri tahun anggaran 2020 dengan pagu Rp13,6 miliar untuk tahap pertama.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lingga menyatakan pekerjaan jembatan tersebut akan dilanjutkan tahun 2022 karena tahun ini anggarannya tidak mencukupi. “Saya berjanji tahun 2022 pekerjaan Jembatan Marok Tua akan kami lanjutkan,” ujar dia, Selasa (15/6). (tam)
|Baca Juga: Pemprov Kepri Diminta Perbaiki Jalan Marok Tua







