Yok, Mari Tertawa Biar Sehat Fisik dan Mental

ilustrasi (internet)

JAKARTA (gokepri.com) – Humor dan tawa kerap dianggap hanya sebagai hiburan atau cara untuk mengalihkan pikiran saat menghadapi masa-masa sulit. Padahal, tertawa terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikologis seseorang.

Dilansir laman Very Well Minds, berikut sejumlah manfaat kesehatan dan mental dari tawa:

1. Meningkatkan kesehatan jantung

Saat kita tertawa karena sesuatu yang dianggap lucu, kesehatan jantung akan membaik. Tertawa meningkatkan detak jantung dan menurunkan tekanan darah, mirip dengan respons tubuh saat berolahraga.

Sebuah penelitian menemukan, orang yang jarang atau tidak pernah tertawa memiliki kemungkinan 1,21 kali lebih besar mengalami penyakit jantung dibandingkan dengan orang yang tertawa setiap hari.

2. Mengurangi rasa sakit

Humor juga dapat membantu mengurangi persepsi seseorang terhadap rasa sakit. Dokter spesialis pengobatan integratif, Robert Bonakdar, mengatakan bahwa humor juga dapat membantu mengurangi persepsi terhadap rasa sakit.

Sebagai contoh, seseorang yang sedang mengalami migrain kemudian menonton tayangan yang sangat lucu. Ketika ia tertawa, rasa sakit dan ketidaknyamanan akibat migrain dapat terasa lebih ringan.

Selain itu, tubuh juga menghasilkan endorfin ketika seseorang tertawa. Endorfin merupakan hormon yang diproduksi secara alami dan berfungsi sebagai pereda nyeri.alam sepekan selama satu bulan.

Bp batam banner link sep 2027

Selama periode tersebut, kualitas tidur mereka membaik. Perasaan depresi yang dialami para pasien tersebut juga mengalami perbaikan.

3. Meningkatkan imun tubuh

Secara keseluruhan, sering tertawa mendukung sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih tahan terhadap penyakit. Dengan tertawa, tubuh meningkatkan sel-sel yang menghasilkan antibodi dan meningkatkan efektivitas sel T yaitu bagian dari sistem pertahanan tubuh yang berperan dalam melawan penyakit.

4. Mengurangi stres

Humor juga dapat membantu mengurangi hormon yang berkaitan dengan stres. Salah satu hormon stres utama adalah kortisol. Hormon ini beredar di seluruh tubuh ketika seseorang mengalami stres. Penurunan kadar kortisol penting karena kadar yang tinggi dapat membebani sistem kekebalan tubuh.

Humor juga memberikan kesempatan bagi seseorang untuk sejenak melepaskan diri dari pikiran negatif. Ketika seseorang sedang berkonsentrasi pada sesuatu yang lucu, perhatian terhadap hal negatif akan teralihkan.

5. Meningkatkan daya ingat

Manfaat lain dari humor yang mungkin mengejutkan berkaitan dengan fungsi otak, yaitu kemampuannya meningkatkan daya ingat. Ketika humor yang relevan dipadukan dengan suatu fakta, kita cenderung lebih mudah mengingat fakta tersebut.

Penelitian telah mengonfirmasi hal ini. Dalam sebuah studi yang berfokus pada hubungan antara humor dengan politik dan berita, para peneliti menemukan bahwa informasi lebih mungkin untuk diingat jika kontennya membuat partisipan tertawa.

6. Mempererat hubungan antarmanusia

Tertawa bersama dapat menciptakan ikatan di antara orang-orang. Banyak orang mungkin pernah mengalami situasi ketika tawa menjadi menular dan menyebar dengan cepat di dalam sebuah kelompok. Satu orang tertawa, kemudian orang lain ikut tertawa, hingga akhirnya seluruh kelompok tertawa bersama.

Pengalaman tersebut dapat membuat orang merasa lebih dekat satu sama lain. Seseorang biasanya juga merasa memiliki kedekatan yang lebih besar dengan orang lain setelah tertawa bersama. *

(sumber: republika.co.id)

 

Pos terkait