Pemeliharaan Jaringan Jaga Pasokan Listrik Batam

Petugas PLN Batam memangkas pohon di dekat jaringan listrik.
Petugas PLN Batam memangkas pohon di sekitar jaringan listrik sebagai bagian dari pemeliharaan preventif. Langkah ini bertujuan mengurangi risiko gangguan yang dapat menyebabkan pemadaman listrik berkepanjangan. Foto: PLN Batam

PLN Batam merawat jaringan listrik. Pemangkasan pohon kurangi risiko pemadaman.

INFO – Pemadaman listrik yang dijadwalkan PLN Batam bukan semata penghentian pasokan sementara, melainkan bagian dari upaya mencegah gangguan yang dapat memutus aliran listrik hingga berjam-jam. Melalui pemeliharaan preventif, perusahaan berupaya menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mengurangi risiko kerusakan jaringan.

Langkah tersebut dinilai penting karena sebagian gangguan listrik berawal dari persoalan yang sebenarnya dapat diantisipasi, seperti dahan pohon yang menyentuh kabel, kondisi gardu, maupun trafo yang menurun akibat usia dan cuaca.

Asisten Manager Komunikasi PLN Batam Furqon mengatakan setiap pekerjaan pemeliharaan terencana selalu diumumkan kepada masyarakat melalui media sosial dan situs resmi PLN Batam sebelum pekerjaan dimulai.

“Pemeliharaan preventif kami lakukan untuk merawat jaringan sekaligus mencegah gangguan yang lebih lama,” ujar Furqon, Senin (13/7/2026).

Salah satu pekerjaan rutin ialah memangkas pohon di sekitar jaringan listrik. Cabang atau pohon yang tumbang saat angin kencang berpotensi merusak kabel dan memicu pemadaman dalam waktu lama.

Menurut Furqon, perbaikan akibat pohon yang menimpa jaringan dapat memakan waktu enam hingga 12 jam. Karena itu, PLN Batam memilih menghentikan pasokan listrik sementara agar risiko gangguan yang lebih besar dapat dihindari.

Sebagai bagian dari pemeliharaan tersebut, PLN Batam menjadwalkan penghentian pasokan listrik pada Senin pukul 14.00–15.00 WIB di kawasan Griya Permai, PGRI, Saguba, dan sebagian Sei Lekop. Waktu satu jam itu dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan pemangkasan pohon.

Selain membersihkan jalur jaringan, petugas juga memeriksa gardu dan trafo yang berpotensi mengalami gangguan akibat faktor usia maupun kondisi cuaca.

Furqon menjelaskan pemadaman di luar jadwal umumnya terjadi karena gangguan yang sulit diprediksi, seperti cuaca ekstrem atau kerusakan mendadak pada jaringan.

“Kalau gangguannya kecil biasanya bisa dialihkan dari jaringan atau gardu lain, tetapi jika gangguannya besar pemadaman dapat berlangsung lebih lama,” kata Furqon.

Ia menambahkan pekerjaan pemeliharaan selalu dijadwalkan pada siang hari dengan mempertimbangkan keselamatan petugas sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.

Karena itu, pemadaman yang terjadi pada malam hari umumnya merupakan gangguan yang tidak direncanakan. Dalam kondisi tersebut, PLN Batam akan menyampaikan informasi mengenai wilayah terdampak, penyebab gangguan, serta estimasi waktu pemulihan setelah memperoleh laporan dari petugas di lapangan.

Untuk pemeliharaan terencana, informasi biasanya disampaikan pada hari pelaksanaan agar lebih mudah diingat masyarakat. Sementara pada kondisi darurat atau force majeure, informasi diberikan segera setelah data di lapangan tersedia.

PLN Batam juga mengajak masyarakat ikut menjaga keandalan jaringan listrik. Warga diminta melaporkan pohon yang berpotensi mengenai kabel listrik atau gardu yang memerlukan penanganan.

Laporan dapat disampaikan melalui Contact Center PLN Batam di nomor (0778) 5702123 maupun pesan langsung ke akun Instagram resmi PLN Batam. Seluruh laporan, menurut Furqon, akan ditindaklanjuti petugas. INFO

Baca Juga: Perkuat Keandalan Listrik, PLN Batam Bangun Gardu Baru di Senjulung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait