REI Batam: Kenaikan Suku Bunga Belum Pengaruhi Penjualan Properti

Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Khusus Batam Robinson TanKetua DPD Realestat Indonesia (REI) Khusus Batam, Robinson Tan. (foto: gokepri.com)
  • REI Batam Sebut KPR Masih Tumbuh Meski Suku Bunga Naik

BATAM (gokepri.com) – Penjualan properti di Batam diperkirakan tumbuh sekitar tiga persen pada semester I 2026 meski suku bunga kredit mengalami kenaikan

Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Khusus Batam Robinson Tan mengatakan, tren penjualan properti hingga semester pertama tahun ini diperkirakan meningkat sekitar tiga persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Belum berdampak signifikan terhadap penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR).

“Kalau dari sisi tren penjualan masih naik. Estimasinya sekitar tiga persen sampai semester pertama,” kata Robinson di Batam.

Menurut dia, kenaikan suku bunga sejauh ini belum memengaruhi minat masyarakat membeli rumah maupun penyaluran KPR oleh perbankan.

“Belum terlalu berpengaruh. Kredit dari perbankan masih banyak, bahkan bank-bank masih berlomba-lomba memberikan pembiayaan KPR,” ujarnya.

Ia menjelaskan dampak kenaikan biaya produksi, termasuk kenaikan harga material bangunan, diperkirakan baru akan mulai dirasakan pada semester kedua tahun ini.

Sebab, sebagian besar rumah yang dipasarkan pada semester pertama masih berasal dari stok proyek yang dibangun sebelum terjadi kenaikan biaya.

Meski demikian, Robinson optimistis pasar properti Batam tetap bertahan karena ditopang pertumbuhan sektor industri dan meningkatnya kebutuhan hunian seiring masuknya investasi ke daerah tersebut.

“Selama industri di Batam masih tumbuh, kebutuhan rumah juga akan meningkat. Kenaikan harga kemungkinan masih bisa diimbangi oleh permintaan pasar,” katanya.

Dalam kesempatan itu, REI Khusus Batam juga menggelar pameran properti yang diikuti 32 peserta, terdiri atas 27 pengembang, empat perbankan, dan satu penyedia layanan pendukung.

“REI menargetkan nilai transaksi mencapai Rp100 miliar,” kata dia.

Menurut Robinson, keterlibatan perbankan dalam pameran menjadi indikator bahwa sektor pembiayaan perumahan di Batam masih cukup kompetitif dan mendukung pertumbuhan pasar properti.

Penulis : Engesti

 

Pos terkait