34 Siswa SMA Hinterland Batam Terima Beasiswa ke ITS Surabaya dan Polibatam

Pelajar asal wilayah hinterland Batam penerima beasiswa Pemerintah Kota Batam untuk kuliah di Polibatam dan ITS.
Pelepasan pelajar hinterland Batam yang mendapat beasiswa dari Pemkot Batam, dengan Wali Kota Batam Amsakar Achmad (tengah) dan Kabag Kerja Sama Setdako Batam John Hendri (kanan) di Batam, Kepri (7/7/2026). Foto: Pemko Batam

Pemko Batam membiayai kuliah pelajar hinterland. Program menyasar kebutuhan industri dan pemerataan pendidikan.

BATAM (gokepri) — Hambatan biaya dan jarak yang selama ini membatasi akses pendidikan tinggi bagi pelajar di pulau-pulau penyangga Batam mulai dipangkas melalui program beasiswa Pemerintah Kota Batam. Tahun ini, sebanyak 34 pelajar hinterland diterima di Politeknik Negeri Batam (Polibatam) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan pembiayaan penuh dari pemerintah daerah.

Program tersebut menjadi upaya memperluas kesempatan belajar bagi siswa dari wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan lebih besar dibandingkan pelajar di kawasan perkotaan. Selain meningkatkan akses pendidikan, skema itu juga diarahkan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri Batam.

Baca Juga: Lewati Seleksi Ketat, 36 Siswa Resmi Jadi Penerima Program Kelas Beasiswa PT TIMAH

Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Batam John Hendri mengatakan, program itu merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kota Batam dengan Polibatam dan ITS.

“Tahun ini ada empat pelajar diterima di ITS dan 30 pelajar di Polibatam. Yang ke ITS ada empat dan saat ini sedang kami berangkatkan ke Surabaya,” ujar John, Kamis (9/7).

Empat penerima beasiswa di ITS berasal dari Pulau Karas, Pulau Galang, dan Pulau Terung. Adapun penerima beasiswa di Polibatam berasal dari Pulau Galang, Sekanak Raya, Pulau Pecong, Pulau Buluh, serta sejumlah pulau penyangga lainnya.

Program studi yang dipilih tidak ditentukan secara acak. Pemerintah Kota Batam bersama perguruan tinggi menyesuaikannya dengan kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri.

Pilihan program studi meliputi teknologi rekayasa pembangkit listrik, logistik perdagangan internasional, rekayasa keamanan siber, serta teknologi rekayasa pengelasan dan fabrikasi. Bidang-bidang tersebut dinilai memiliki prospek tinggi seiring pertumbuhan sektor manufaktur, logistik, dan ekonomi digital di Batam.

Pemerintah Kota Batam tidak hanya menanggung Uang Kuliah Tunggal (UKT). Mahasiswa juga memperoleh fasilitas asrama, biaya hidup, serta pembinaan selama tinggal di lingkungan kampus.

Besaran bantuan biaya hidup dibedakan antara mahasiswa yang kuliah di Surabaya dan Batam karena mempertimbangkan biaya hidup di masing-masing daerah.

John menjelaskan, program beasiswa khusus pelajar hinterland merupakan kebijakan baru yang mulai disosialisasikan pada Mei 2026.

Di sisi lain, pemerintah daerah masih menyelesaikan proses seleksi beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Program itu diperuntukkan bagi lulusan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang diterima di Polibatam dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).

Calon penerima beasiswa wajib berstatus warga Batam yang dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga, merupakan lulusan SMA di Batam, terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil satu hingga empat, serta memilih program studi yang telah ditetapkan dalam peraturan wali kota.

Selain beasiswa hinterland, Pemerintah Kota Batam mempertahankan program beasiswa prestasi yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2026, sebanyak 13 pelajar Batam diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di tujuh perguruan tinggi negeri di Pulau Jawa.

Menurut John, hingga kini terdapat 173 mahasiswa penerima beasiswa prestasi yang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Padjadjaran, IPB University, Universitas Diponegoro, dan Universitas Gadjah Mada. ANTARA

Baca Juga: Beasiswa Membuka Akses Kuliah Anak Natuna

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait