Batam meloloskan 33 peserta ke babak final. Pendampingan kafilah terus diperkuat hingga malam.
TANJUNGPINANG (gokepri) — Peluang Kota Batam mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau menguat setelah 33 peserta lolos ke babak final yang berlangsung pada Rabu (8/7/2026). Pendampingan intensif kepada peserta berlangsung sejak pagi hingga menjelang tengah malam.
Keberhasilan meloloskan puluhan finalis menjadi modal penting bagi Batam untuk mempertahankan dominasinya pada ajang MTQH tingkat provinsi. Selain kesiapan peserta, dukungan moral dari pendamping dan pemerintah daerah terus diberikan sepanjang pelaksanaan lomba.
Baca Juga: Target Juara MTQH, Batam Perkuat Pembinaan
Ketua Kafilah Kota Batam Yusfa Hendri mengawal langsung perjuangan peserta di berbagai arena perlombaan sejak pagi hingga sekitar pukul 23.00. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam itu berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain untuk memantau jalannya lomba sekaligus memberi motivasi kepada peserta.
Kunjungan dimulai di Hotel Aston Tanjungpinang, lokasi cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ). Di tempat itu, Yusuf Herizal Eka Putra dan Qolbu Ning Haqiqi mengikuti perlombaan.
Yusfa kemudian menuju Masjid Miftahul Falah di Jalan Ganet. Di lokasi tersebut berlangsung cabang Hafalan Al-Quran golongan satu, lima, 10, dan 20 juz putra-putri yang diikuti Anisa Putri dan M Iqbal.
Ia juga menyempatkan bertemu M Iqbal beserta ibundanya sebelum peserta memasuki arena lomba. Pertemuan itu dimanfaatkan untuk memberikan dukungan menjelang penampilan.

Perjalanan berlanjut ke SMP Negeri 4 Tanjungpinang yang menjadi lokasi cabang Tartil Al-Quran putra-putri. Batam menurunkan Muhammad Naseem Ali Zaenal Abidin dan Alifa Nur Wimala pada cabang tersebut.
Selanjutnya, Yusfa meninjau cabang Tahfidz Al-Quran 30 juz putra-putri di Masjid Agung Al Hikmah Tanjungpinang. Di lokasi itu, Nabil Rabbani Hibatullah dan Maryam mewakili Batam.
Sebelum perlombaan dimulai, Yusfa berbincang dengan Nabil yang tengah menunggu giliran tampil. Kesempatan itu digunakan untuk membangun kepercayaan diri peserta.
Sekitar pukul 10.30, Yusfa bergeser ke Astaka Utama Taman Gurindam 12, Tepilaut, untuk menyaksikan cabang Tilawah Remaja putra-putri. Muliyadi dan Siti Sofia Rahma Ningsing tampil mewakili Batam.
Hingga pukul 13.00, ia melanjutkan pemantauan ke Hotel CK Tanjungpinang yang menjadi lokasi cabang perlombaan lainnya. Pemantauan berlangsung hingga sore hari.
Usai salat Isya, Yusfa kembali ke Astaka Utama. Pada pukul 21.00 digelar final Tilawah Dewasa putra-putri yang diikuti Muhamad Irpan Haqiqi dan Zulaikha serta final Qira’at Al-Quran Mujawwad Dewasa putra-putri dengan peserta Soni Paizal Sibandri dan Sufriyanti.
Berdasarkan hasil pemantauan di seluruh arena perlombaan, Yusfa menilai peluang Batam mempertahankan gelar juara umum tetap terbuka. “Kami optimistis Batam mampu kembali meraih juara umum,” ujar Yusfa.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad terus memantau perkembangan peserta yang berlaga di Tanjungpinang. Ia menyampaikan apresiasi atas capaian para kafilah yang berhasil menembus babak final.
“Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan masyarakat Kota Batam, putra-putri kita berhasil masuk final,” kata Amsakar.
Menurut Yusfa, Batam meloloskan 33 peserta ke babak final. Mereka akan bersaing pada 27 cabang perlombaan yang menjadi penentu perolehan nilai akhir MTQH XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026.
Baca Juga: Batam Bidik Juara Umum MTQ XII Kepri, Wali Kota Amsakar Pacu Semangat Kafilah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









