Tingkat Hunian Hotel, Rumah Makan dan Restoran di Karimun Meningkat Selama POPDA X

Ketua PHRI Karimun Agustyawarman. (Ilfitra/gokepri.com)

KARIMUN (gokepri.com) – Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Kepri yang dilaksanakan selama sepekan di Karimun memberikan dampak multiplier effect kepada seluruh komponen masyarakat.

Pagelaran POPDA X Kepri yang dilaksanakan 2-8 Juli 2026 bukan hanya memberikan kontribusi dalam dunia olahraga bagi pelajar namun juga berdampak luas terhadap perekonomian Karimun sebagai tuan rumah.

Sektor yang paling merasakan dampak pelaksanaan POPDA X Kepri ini adalah perhotelan, restoran dan rumah makan.

Dengan jumlah kontingan dari masing-masing kabupaten/kota se Kepri yang mencapai 1.243 orang, tentu saja akan menjadikan tingkat hunian hotel, restoran dan rumah makan di Karimun meningkat drastis.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karimun, Agustyawarman mengakui perhelatan POPDA X Kepri memberikan kontribusi besar bagi industri perhotelan di Karimun.

“Kita mengakui, POPDA X Kepri tentu saja memberikan kontribusi bagi perhotelan, restoran dan rumah makan,” ujar Agustyawarman, Kamis 2 Juli 2026.

Agustyawarman mengatakan, dari 41 jumlah hotel di Karimun setidaknya 11 hotel sudah full menjadi tempat menginap bagi para kontingen POPDA X Kepri.

Meksipun pesanan kamar hotel lainnya tidak full dibooking oleh kontingen POPDA X Kepri, namun tetap saja ada  kamar hotel-hotel tersebut sudah dipesan oleh kontingen.

“Rata-rata mereka sudah memesan seminggu sebelum pembukaan POPDA yang dilaksanakan pada hari ini,” ungkap Agustyawarman yang akrab disapa Awan ini.

Awan menyebut, jika dibagi per kelasnya maka yang paling banyak diminati para kontingen itu adalah hotel kelas melati.

“Yang paling banyak dipesan itu hotel kelas melati, kecuali kontingen Batam atau Tanjungpinang, mereka pesan hotel berkelas lah,” ungkapnya.

Kendati begitu, pihaknya tetap bersyukur dan mendukung penuh perhelatan POPDA X Kepri yang dilaksanakan di Karimun.

“Tentu saja, kami dari PHRI memberikan dukungan penuh agar POPDA X Kepri ini bisa berjalan dengan sukses dan lancar,” katanya.

Bupati Larang Naikan Tarif

Bupati Karimun, Iskandarsyah, secara resmi mengimbau para pengusaha perhotelan dan penginapan agar tidak menaikkan tarif kamar secara sepihak selama perhelatan POPDA) X Kepri.

Imbauan ini bertujuan untuk menjaga citra positif daerah dan memastikan biaya tetap terjangkau bagi kontingen dari berbagai kabupaten/kota.

Bupati Iskandar meminta pelaku industri perhotelan, wisma, hingga rumah makan dan transportasi untuk mempertahankan tarif normal serta memberikan pelayanan terbaik selama ajang berlangsung dari tanggal 2 hingga 8 Juli 2026.

“Soal tarif hotel dan restoran kami sudah sampaikan kepada pengusaha hotel agar jangan sampai menaikan tarif. Jangan dengan adanya momen seperti ini harus mengambil keutungan, itu tidak boleh,” ujar Iskandarsyah di rumah dinasnya.

Sementara, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Cabang Karimun merespons positif arahan tersebut dengan memastikan tidak ada kenaikan harga sewa kamar, guna menciptakan kenyamanan bagi para peserta dan ofisial.

“Kami sudah rapat dengan sesama pengurus PHRI dan seluruh pengusaha, tidak ada yang menaikan tarif,” ujar Ketua PHRI Karimun, Agustyawarman.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait