Ellisya Serahkan Door Prize di Kuala Maras Cup VIII, Dorong Antusiasme dan Gerakkan Ekonomi Warga

(istimewa)

ANAMBAS (gokepri.com) – Suasana Open Turnamen Kuala Maras Cup ke-VIII Tahun 2026 semakin semarak. Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dari Dapil III, Ellisya, turut hadir dan menyerahkan langsung door prize kepada penonton, Kamis (16/4/2026).

Pembagian door prize yang diundi dari tiket masuk menjadi salah satu strategi panitia untuk menarik minat masyarakat. Beragam kebutuhan pokok dibagikan kepada penonton, mulai dari beras, minyak goreng, gula, tepung, hingga sabun cair.

Ellisya menilai, turnamen tersebut tidak hanya menjadi hiburan olahraga, tetapi juga memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat sekitar. Ia melihat langsung meningkatnya aktivitas warga, terutama pelaku usaha kecil di sekitar lokasi pertandingan.

HBRL

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kita bisa lihat warung-warung di sekitar lapangan ikut ramai. Ini tentu membantu perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan door prize juga menjadi daya tarik tambahan yang membuat masyarakat semakin tertarik datang menyaksikan pertandingan.

“Door prize ini sederhana, tapi efektif. Selain menarik penonton, ini juga bentuk apresiasi kepada mereka yang sudah hadir dan mendukung jalannya turnamen,” tambahnya.

Ellisya juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia, Faisal, menjelaskan bahwa hadiah door prize yang dibagikan setiap pertandingan berasal dari penjualan tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang yang mulai diberlakukan sejak putaran kedua.

“Selain hadiah harian, kami juga menyiapkan hadiah utama yang akan diundi saat penutupan nanti,” jelas Faisal.

Ia menambahkan, pada malam puncak penutupan, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik, termasuk barang elektronik seperti kulkas dan televisi.

Saat ini, turnamen telah memasuki babak delapan besar dengan persaingan yang semakin ketat. Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa ajang ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga momentum kebersamaan dan penggerak ekonomi lokal. (wisnu)

Pos terkait