Batam (gokepri.com) – Realisasi penerimaan sektor kepelabuhanan di Batam sepanjang 2020 menunjukkan capaian positif kendati terjadi pandemi.
Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam mencatat realisasi penerimaan sepanjang tahun 2020 tetap tumbuh positif.
Direktur BUP BP Batam, Nelson Idris mengatakan realisasi pendapatan sepanjang tahun 2020 sebesar Rp339.484.529.581. Dengan rincian sebesar Rp278.519.435.732 di pelabuhan barang.
“Dan Rp60.965.093.849 dari pelabuhan penumpang,” kata Nelson di Batuampar, Jumat (8/1/2021).
Menurut Nelson jika dibandingkan tahun 2019 pendapatan BUP BP Batam mengalami penurunan sekitar 5,4 persen. Di mana pada tahun sebelumnya pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari pelabuhan sebesar 359,2 miliar.
Namun penurunan pendapatan tersebut terjadi akibat dampak pandemi Covid-19. Tak hanya pelabuhan penumpang saja yang terkena dampaknya tapi juga pelabuhan barang, akibat menurunnya beberapa kegiatan industri di Batam.
“Tapi pendapatan sepanjang tahun 2020 ini cukup menggembirakan. Karena mengingat pelabuhan penumpang harus terpukul dan terjadi penurunan jumlah penumpang secara drastis,” katanya.
Nelson menjelaskan tahun 2019, jumlah penumpang yang datang dan berangkat di delapan pelabuhan baik domestik ataupun internasional mencapai 11.112.684. Namun sepanjang tahun 2020 hanya 3.325.256 atau turun 70 persen.
“Penurunan trafik penumpang hingga 70 persen, tentu sangat besar. Namun kita bersyukur masih bisa diimbangi dengan realisasi pelabuhan barang,” katanya.
Pihaknya berharap tahun 2021 beberapa kegiatan yang masih belum maksima bisa dilaksanakan. Seperti kegiatan KSO Bunkering BBM di Pelabuhan Batuampar dan Kabil.
Kemudian juga ship to ship & floating storage unit (FSU) dan pemanfaatan dermaga selatan Batuampa, yang kini tengah dilakukan perbaikan. Sehingga diharapkan dapat menggenjot pendapatan pelabuhan barang.
“Sementara untuk pelabuhan penumpang, kami berharap pelaku bisnis bisa memanfaatkan TCA/RGL untuk masuk Batam. Sehingga pelabuhan internasional kita bisa kembali bergairah,” katanya.
Jika perencanaan seluruhnya bisa berjalan dengan baik apa yang ditargetkan BP Batam akan tercapai. Untuk tahun 2021 BUP Batam menargetkan pendapatan sebesar Rp517,5 miliar.
(ARD)
|Baca Juga: Alhamdulillah, BP Batam Bebaskan UWT Rumah Ibadah








