Warga Binaan Rutan Batam Dilibatkan dalam Program MBG

MBG di Batam
Relawan Dapur SPPG Nongsa 3 Batu Besar Polda Kepri bekerja menyiapkan menu MBG untuk 3.978 penerima manfaat di Kecamatan Nongsa Kota Batam, Kepri, Selasa (4/11/2025). ANTARA/Laily Rahmawaty

BATAM (gokepri) — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Batam, Kepulauan Riau, akan melibatkan warga binaan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai setelah Lebaran 2026. Keterlibatan difokuskan pada kegiatan dapur di lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi mitra yang berada di kawasan Tembesi Tower, Kota Batam.

Kepala Rutan Kelas II A Batam Fajar Teguh Wibowo mengatakan warga binaan yang dilibatkan hanya mereka yang sudah berstatus narapidana — bukan tahanan. Dari total lebih dari 1.000 penghuni rutan, sekitar separuhnya masih berstatus tahanan sehingga tidak dapat diikutsertakan.

“Warga binaan yang terlibat adalah yang sudah berstatus narapidana. Mereka akan dilatih oleh yayasan mitra rutan, mulai dari memasak, memotong bahan, hingga pekerjaan dapur lainnya,” ujar Fajar di Batam, Kamis (26/3/2026).

HBRL

Baca Juga: Program MBG di Batam Kembali Bergulir 31 Maret 2026

Sebelum dilibatkan, setiap warga binaan akan menjalani asesmen ketat untuk mengukur tingkat risiko. “Nanti kami asesmen dulu untuk memastikan tingkat risiko supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Untuk tahap awal, kebutuhan tenaga dapur diperkirakan sekitar 40 orang. Namun, tidak seluruh posisi akan diisi oleh warga binaan. Rutan Batam juga membuka peluang bagi keluarga petugas maupun keluarga warga binaan untuk ikut bekerja sebagai langkah mitigasi risiko tambahan.

Selama bertugas, warga binaan akan berangkat ke lokasi dapur MBG dan kembali ke rutan setelah menyelesaikan pekerjaan dengan pengawasan petugas. “Lokasinya di luar rutan, di dekat Tembesi Tower. Mereka berangkat untuk bekerja, setelah selesai kembali lagi ke rutan dengan pengawasan,” kata Fajar.

Sistem kerja akan disesuaikan dengan hasil asesmen, termasuk kemungkinan rotasi tenaga kerja mengingat masa hukuman warga binaan yang berbeda-beda. Selain mendukung program pemerintah, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pelatihan keterampilan memasak bagi para narapidana. ANTARA

Baca Juga: Polri Miliki 1.179 Dapur MBG, Targetkan 2,9 Juta Penerima Manfaat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait