KARIMUN (gokepri.com) – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan sejumlah program lanjutan pembangunan di Kabupaten Karimun untuk tahun anggaran 2026.
Program pembangunan yang menyedot anggaran miliar rupiah tersebut disampaikan Gubernur Ansar di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral.
Anggaran dengan nilai miliaran rupiah itu bakal dikucurkan untuk bidang kesehatan, listrik, ketenagakerjaan, sosial hingga pembangunan infrastuktur jalan dan bangunan.
Gubernur Ansar mengatakan, untuk bidang kesehatan pihaknya melakukan seleksi 58 calon dokter spesialis dan subspesialis untuk memenuhi kebutuhan tiga rumah sakit di Karimun.
“Anggaran untuk dokter spesialis dan subspesialis ini dibagi antara Pemprov dan Pemkab Karimun. Bantuan juga akan diberikan untuk revitalisasi Rumah Sakit Kundur sebesar 2,4 miliar rupiah,” ujar Ansar Ahmad.
Kemudian, penyambungan listrik gratis yang telah menyentuh 4.316 rumah tangga di KarimunĀ dengan total 14.000 rumah di seluruh Kepri.
“Rasio elektrifikasi Kepri hingga 2025 mencapai 99,21% dan akan terus ditingkatkan agar pasokan listrik menjadi 24 jam,” ungkapnya.
Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan untuk 31 ribu lebih nelayan di Kepri, yang tahun ini akan ditambah 9 ribu lebih untuk petani. Nelayan yang meninggal di laut akan mendapatkan santunan 70 juta rupiah, dengan anak-anaknya akan dibantu biaya pendidikan hingga S1.
Ada juga pemberian bantuan transportasi untuk anak-anak, rumah singgah, serta satu unit speedboat ambulans bagi masyarakat Karimun.
“Anggaran pembangunan Coastal Area sebesar 5 miliar rupiah dan jalan Tugu Nanas Kundur sebesar 7 miliar rupiah,” kata Ansar.
Dia juga mengatakan, pemberian bantuan bagi guru TPQ dan penempatan 50 ustadz di pulau-pulau terpencil.
“Dari jumlah itu, 6 di antaranya berada di Karimun dengan insentif 4,3 juta rupiah per bulan untuk menjaga moderasi beragama dan kesehatan psikologis masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Ilfitra








