TANJUNGPINANG (gokepri) — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengalokasikan anggaran Rp8 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur pelabuhan di sejumlah pulau. Proyek ini ditujukan memperlancar konektivitas penumpang dan distribusi barang antarpulau.
Anggaran tersebut dikelola Dinas Perhubungan Kepri untuk membangun dua pelabuhan apung di Pulau Matak, Kabupaten Anambas, dan Selat Lampa, Kabupaten Natuna. Selain itu, satu pelabuhan kapal perintis di Pulau Pekajang, Kabupaten Lingga, akan direhabilitasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kepri Junaidi mengatakan seluruh proyek pelabuhan itu telah selesai dilelang dan tinggal menunggu penandatanganan kontrak kerja. “Proyek ini sudah selesai dilelang dan tinggal tanda tangan kontrak. Insya Allah, habis Lebaran mulai dikerjakan,” kata Junaidi di Tanjungpinang, Sabtu 31 Januari 2026.
Baca Juga: Arus Peti Kemas Tumbuh 18 Persen, Pelabuhan Batam Berlari Kencang
Ia menyebut pengerjaan pembangunan dan rehabilitasi pelabuhan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan kalender masa kerja.
Menurut Junaidi, pembangunan pelabuhan di Pulau Matak dan Selat Lampa penting untuk mendukung jalur penyeberangan Tarempak–Matak yang selama ini tergolong padat. Sementara itu, rehabilitasi pelabuhan kapal perintis di Pekajang dilakukan karena kondisi dermaga mulai rusak akibat abrasi.
“Wilayah Kepri sekitar 96 persen adalah laut. Karena itu, pelabuhan menjadi fokus pemprov untuk memperlancar mobilitas penumpang dan barang yang berdampak langsung pada denyut ekonomi warga pulau,” ujarnya.
Junaidi menambahkan, anggaran proyek pelabuhan tersebut bersumber dari APBD Kepri tahun anggaran 2026. Di luar itu, Dinas Perhubungan Kepri juga berencana mengajukan bantuan pendanaan APBN untuk pembangunan Pelabuhan Tanjung Moco Dompak di Kota Tanjungpinang. ANTARA
Baca Juga: Arus Peti Kemas Pelabuhan Indonesia Tembus 13,34 Juta TEUs Sepanjang 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









