BATAM (gokepri) – Batam mengandalkan dua platform rekrutmen daring, SIMnaker dan Mantab, untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal. Kadisnaker menegaskan keduanya bukan pesaing, melainkan pelengkap.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Yudi Suprapto, menegaskan aplikasi Manajemen Talenta Batam (Mantab) milik BP Batam tidak hadir untuk bersaing dengan SIMnaker. Ia menyebut kedua platform tersebut justru membuka ruang kolaborasi lebih luas guna menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang masih berada di angka 7,68 persen.
“Oh, tidak bersaing. Yang mana saja penting. Kami menyambut baik, sehingga nanti kami bisa berkolaborasi antara BP Batam, Dinas Tenaga Kerja, dan Kementerian Tenaga Kerja,” kata Yudi, Kamis 11 Desember 2025.
Ia menjelaskan SIMnaker telah terhubung dengan aplikasi Siap Kerja Kementerian Ketenagakerjaan dan memuat data perusahaan serta pencari kerja yang dapat diakses daring. Kehadiran Mantab, menurut dia, memperkuat ekosistem layanan ketenagakerjaan digital dan memudahkan masyarakat mencari lowongan sesuai kebutuhan industri.
BP Batam merilis aplikasi Mantab pada Senin, 8 Desember 2025. Anggota Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyatakan platform itu dirancang untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan di tengah pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 6,8 persen dan realisasi investasi Rp54 triliun pada triwulan III.
“Karena itu kita harus membuat terobosan. Tidak hanya pelatihan atau sertifikasi, tetapi juga platform yang mampu menjembatani pencari kerja dengan industri,” ujar Fary.
Sejak peluncuran, sebanyak 1.900 perusahaan telah terdaftar di Mantab, dengan 20 perusahaan langsung membuka lowongan. Platform ini juga mencatat komposisi tenaga kerja lokal dan luar daerah untuk memudahkan pemantauan.
Dunia industri menyambut baik inovasi ini. HR Manager PT Polex Indonesia, Rima, mengatakan Mantab membantu perusahaan menyaring kandidat secara lebih efektif. “PT Polex Indonesia sedang berkembang dan membutuhkan talenta-talenta muda dari Batam. Mantab memudahkan kami menyaring kandidat berkualitas,” ujarnya. Perusahaan itu membutuhkan 40–70 pekerja profesional tanpa batasan usia, selama kompeten dan berenergi.
Dengan hadirnya SIMnaker dan Mantab, pemerintah berharap proses rekrutmen di Batam menjadi lebih terintegrasi, transparan, dan tepat sasaran.
Baca Juga: Platform Digital MANTAB, Solusi BP Batam Jembatani Pencari dan Pemberi Kerja
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








