Platform Digital MANTAB, Solusi BP Batam Jembatani Pencari dan Pemberi Kerja

MANTAB BP Batam
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad didampingi Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, saat meluncurkan aplikasi Manajemen Talenta Batam (MANTAB) di Batam, Senin (9/12). Aplikasi berbasis AI-IoT ini menjadi langkah strategis BP Batam untuk menekan angka pengangguran dan mempercepat serapan tenaga kerja terampil yang selaras dengan tingginya investasi di Batam. Dok. BP Batam

BATAM (gokepri) – Perkembangan investasi di Batam yang melesat dengan realisasi mencapai Rp54,7 triliun hingga triwulan III menyimpan tantangan besar: belum selarasnya penyerapan tenaga kerja lokal dengan kebutuhan industri yang berkembang pesat.

Menjawab paradoks inilah, Badan Pengusahaan (BP) Batam meluncurkan inovasi terobosan: Manajemen Talenta Batam (MANTAB), sebuah platform digital canggih yang didesain untuk menjadi jembatan antara pencari kerja terampil dan sektor industri Batam yang haus akan kompetensi.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa MANTAB hadir sebagai jawaban strategis di tengah iklim investasi Batam yang sangat kondusif. “Manajemen Talenta Batam ini adalah sebuah aplikasi yang menjembatani pencari kerja dan pemberi kerja secara langsung. Proses rekrutmen akan menjadi lebih efisien dengan memprioritaskan tenaga kerja yang berkompetensi dan memiliki skill yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Amsakar saat peluncuran di Kantor BP Batam, Senin 9 Desember 2025.

Inisiatif ini bukan sekadar aplikasi, melainkan langkah krusial dalam upaya menekan tingkat pengangguran terbuka di Batam yang saat ini berada di angka 7,68 persen, melibatkan sekitar 50 hingga 51 ribu jiwa.

“Tingkat pengangguran harus kita urai. Aplikasi ini menjadi ikhtiar agar tingkat pengangguran dapat diperkecil dan selaras dengan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya, menyadari bahwa arus masuk penduduk yang tinggi turut memengaruhi ketatnya pasar tenaga kerja.

Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyoroti urgensi MANTAB di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi Batam. “Batam memiliki ekosistem industri yang masif, mulai dari 1.900 perusahaan aktif di sektor manufaktur, logistik, dan teknologi, 31 kawasan industri, hingga 135 galangan kapal. Investasi besar dan ekonomi tumbuh, tetapi tenaga kerja belum sepenuhnya menjawab tantangan. Ini adalah paradoks yang harus kita pecahkan,” tegas Fary.

MANTAB dirancang untuk mengurai kompleksitas ini. Aplikasi mutakhir ini memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Artifisial (AI) untuk melakukan pemetaan kompetensi tenaga kerja secara akurat berdasarkan standar dan kebutuhan spesifik industri. Hal ini menciptakan sistem rekrutmen yang tidak hanya efisien, tetapi juga terstandar secara kualitas.

Selain menjembatani, BP Batam melalui MANTAB juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal agar mampu bersaing di kancah global. “BP Batam menggandeng perguruan tinggi untuk menyediakan sertifikasi nasional dan internasional, sehingga tenaga kerja lokal dapat memenuhi standar global yang dibutuhkan oleh perusahaan multinasional,” jelas Fary.

Langkah kolaboratif ini merupakan bagian integral dari upaya bersama BP Batam untuk mewujudkan peningkatan serapan tenaga kerja yang lebih efektif dan sejalan dengan momentum pertumbuhan ekonomi Batam yang kini menjadi salah satu lokomotif investasi nasional. MANTAB hadir sebagai manifestasi komitmen BP Batam untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat Batam melalui peningkatan kesempatan kerja yang berkualitas. INFO

Baca Juga: Transformasi Digital BP Batam Diakui Nasional, Raih Tiga Penghargaan Sekaligus

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait