BATAM (gokepri) – Kepulauan Riau (Kepri) mendapatkan kuota haji reguler sebanyak 1.085 orang untuk tahun 2026, tetapi daftar tunggu haji di provinsi ini sudah mencapai 26 tahun. Sebanyak 28.810 warga Kepri harus bersabar menunggu hingga tahun 2052 untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau telah menetapkan kuota haji reguler untuk tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebanyak 1.085 orang, sesuai dengan ketetapan dari Kementerian Haji dan Umrah RI.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kepri, Muhammad Syafii, menjelaskan rincian pembagian kuota tersebut. Dari total 1.085 kuota, sebanyak 1.023 jemaah diperuntukkan bagi kuota reguler. Sisanya dibagi untuk 54 jemaah prioritas lanjut usia (lansia), 3 orang sebagai pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dan 5 orang sebagai petugas haji daerah.
Di tengah kabar penetapan kuota ini, data menunjukkan bahwa daftar tunggu haji di Kepri sangat panjang, mencapai 28.810 orang, dengan perkiraan masa tunggu hingga tahun 2052 atau sekitar 26 tahun ke depan.
Syafii juga menginformasikan bahwa proses pembayaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) akan dimulai pada 19 November 2025. Pembayaran ini akan dilakukan setelah proses verifikasi dan pemberkasan oleh masing-masing Kantor Kemenag di kabupaten/kota selesai.
“Saat ini, sekitar 80 persen calon jemaah haji telah dihubungi oleh Kemenag di tiap kabupaten dan kota di Kepri,” ujar Syafii.
Untuk tahapan pemeriksaan kesehatan, pelaksanaannya akan dikoordinasikan oleh masing-masing Kemenag kabupaten/kota, menyesuaikan dengan kesiapan Dinas Kesehatan setempat.
Di tempat terpisah, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Batam, Syahbudi, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu surat resmi dari Dinas Kesehatan terkait jadwal pemeriksaan tahap awal.
“Seluruh calon jemaah sudah kami hubungi dan dimasukkan dalam grup koordinasi. Kami tinggal menunggu jadwal pemeriksaan dari Dinas Kesehatan,” tegasnya.
Kanwil Kemenag Kepri berharap melalui koordinasi yang baik antarinstansi, semua tahapan pemberangkatan haji dapat berjalan lancar. Hal ini bertujuan agar seluruh jemaah asal Kepri bisa berangkat dalam kondisi sehat dan dengan persiapan yang matang. ANTARA
Baca Juga: Mau Daftar Haji Reguler? Berikut Syarat dan Langkah-langkahnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









