Pompa Banjir di Jodoh Beroperasi November, Anggaran Rp18,5 Miliar

Pompa untuk banjir
Tampak pompa air submersible masing-masing berkapasitas 1.500 liter per detik di daerah Jodoh, Batam, Kepri. Foto: DBMSDA Batam

BATAM (gokepri) – Dua pompa raksasa tengah disiapkan di Jodoh, Batam. Alat dengan kapasitas total 3.000 liter per detik itu ditargetkan beroperasi November 2025 untuk mereduksi banjir di kawasan padat tersebut.

“Bangunan rumah pompa sudah hampir selesai, tinggal finishing dan commissioning test,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Suhar, Kamis, 18 September 2025.

Dua unit pompa submersible masing-masing berkapasitas 1.500 liter per detik. Mekanisme kerjanya dengan menutup pintu air saat pasang laut, lalu memompa aliran air hujan dari drainase dan kolam retensi keluar ke laut.

Suhar menjelaskan kapasitas pompa mencapai 3 meter kubik per detik. “Diharapkan genangan di Jodoh bisa berkurang,” ujarnya.

Pembangunan rumah pompa itu menghabiskan Rp18,25 miliar dari anggaran 2025. Dari total rencana tiga unit, dua pompa sudah terpasang, satu lagi akan dipasang bila diperlukan.

Selain Jodoh, DBMSDA mencatat ada 105 titik banjir lain di seluruh Batam. Penanganannya terkendala jumlah alat berat. Saat ini, Pemkot hanya memiliki 12 unit.

Untuk mengatasinya, pemerintah menyiapkan tambahan armada melalui APBD Perubahan tahun ini. “Akan ada satu excavator amphibi, satu excavator long arm, satu excavator medium, dan dua excavator mini,” kata Suhar.

Pemko Batam menegaskan penanganan banjir dilakukan bertahap, lewat pembangunan infrastruktur pompa maupun normalisasi drainase dengan alat berat tambahan. ANTARA

Baca Juga: Batam Targetkan Bebas Banjir Dua Tahun Lagi, Pengusaha Diminta Turun Tangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait