Magnet Budaya Pacu Jalur Kuansing yang Mendunia

Pacu jalur 2025
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon tiba di lokasi pembukaan Festival Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa, Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Rabu. ANTARA/Mentari Dwi Gayati

KUANSING (gokepri) – Perlombaan pacu jalur, tradisi berusia lebih dari 120 tahun, kembali digelar di Tepian Narosa, Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Pembukaan festival ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Rabu (20/8).

Menpar Widiyanti tiba lebih awal, mengenakan busana adat Melayu biru muda, ditemani Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi. Setelah para pejabat tiba, pembukaan festival dimeriahkan dengan penampilan musik Melayu, disusul nyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ratusan warga memadati area Tepian Narosa untuk menyaksikan perlombaan. Setiap perahu, atau yang disebut “jalur” oleh masyarakat setempat, diisi oleh 60 hingga 72 orang. Sore harinya, Wapres Gibran melepas lomba dengan mengangkat bendera sebagai tanda dimulainya balapan.

Festival Pacu Jalur 2025 yang berlangsung hingga 24 Agustus, tidak hanya menghadirkan perlombaan perahu. Ajang ini juga menampilkan berbagai pertunjukan budaya, termasuk penampilan Rayyan Arkan Dikha, bocah penari pacu jalur yang sempat viral dan diundang ke Istana Kepresidenan.

Yang berbeda dari tahun sebelumnya, festival kali ini akan dimeriahkan oleh rapper asal Amerika Serikat, Melly Mike, pada malam penutupan. Melly Mike dikenal dengan lagu “Young Black and Rich” yang populer sebagai latar musik video-video pacu jalur yang viral di media sosial. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana tradisi lokal dapat berpadu dengan budaya populer global.

Tahun lalu, Festival Pacu Jalur Tradisional 2024 berhasil menarik 1,4 juta pengunjung, dengan perputaran ekonomi mencapai Rp42,16 miliar. Angka fantastis ini menunjukkan potensi besar festival ini sebagai atraksi wisata budaya. ANTARA

Baca Juga: Pacu Jalur Riau Masuk KEN 2025, Jadi Daya Tarik Wisata Global

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait